JUMAT , 17 AGUSTUS 2018

AIA Soroti Jalan Berlubang dan Licin di Trans Sulawesi

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 05 Juni 2018 01:22
AIA Soroti Jalan Berlubang dan Licin di Trans Sulawesi

Anggota Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (kanan). foto: ist for rakyatsulsel.

Disampaikan pada Rapat Kerja DPR RI Bersama Mitra Kerja

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) secara khusus membahas kesiapan mudik di Sulsel menjelang Lebaran Idulfitri 2018 pada rapat kerja dengan Menteri PUPR, Menteri Perhubungan, Kepala BMKG, Kepala Basarnas, bersama beberapa Direktur Utama BUMN PT Garuda Indonesia, PT Pelni, PT Pelindo I, Perum Damri, dan PT ASDP dalam rangka kesiapan sarana dan prasarana mudik Lebaran Idulfitri 2018 di Ruang Rapat Komisi V DPR RI, Senin (4/6).

AIA meminta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono agar meminta jajarannya di bawah untuk memperhatikan kondisi jalan trans Sulawesi, khususnya jalan nasional di Kabupaten Barru, Sulsel, yang selama ini rawan terjadinya kecelakaan.

AIA memaparkan, ada sejumlah permasalahan yang harus jadi perhatian serius untuk dibenahi menjelang arus mudik. Yaitu, masih berlangsungnya pengerjaan jalan di sejumlah titik, masih banyaknya jalanan yang berlubang hingga masih ada juga sejumlah titik yang belum dibebaskan lahannya pada pelebaran jalan itu, sehingga terjadi penyempitan jalan.

“Jalan berlubang dan penyempitan jalan itu sangat rawan kecelakaan. Makanya, kita minta kepada Menteri PUPR agar memperhatikan masalah ini dan merampungkannya sebelum mudik Lebaran berlangsung,” terang legislator asal Sulsel ini.

AIA mengatakan, menjelang mudik ini, pihaknya juga meminta kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa agar menertibkan kendaraan pengangkut material proyek pembangunan rel kereta api di Kabupaten Barru.

“Kendaraan pengangkut material proyek pembangunan rel kereta api, seperti tanah kadang tidak sesuai standar operasional. Muatannya kadang kelebihan, sehingga berceceran di jalan. Ini juga sangat rawan kecelakaan menjelang mudik Lebaran. Apalagi, saat ini curah hujan mulai tinggi, sehingga dapat menyebabkan jalanan licin dan diperparah dengan kondisi jalan yang berlubang,” terangnya.

“Pengangkut material tanah harus ditertibkan, seperti menindak kendaraan yang over muatan. Kendaraan harus sesuai prosedur, seperti menyediakan penutup muatan, membersihkan ban sebelum melalui jalanan, dan lainnya,” tambah anggota Komisi V DPR RI yang membidangi Perhubungan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Pembangunan Pedesaan dan Kawasan Tertinggal, Meteorologi, Klimatologi & Geofisika ini.

Pada kesempatan ini, AIA meminta agar BMKG lebih berperan aktif menyampaikan kondisi cuaca pada saat musim mudik untuk menjadi acuan bagi para pemudik, baik melalui SMS blast ataupun aplikasi. Sementara, Basarnas agar tetap siaga baik personil maupun peralatan dengan pos-pos pertolongan di daerah-daerah yang rawan kecelakaan terkhusus dalam angkutan laut.

AIA juga meminta kepada pihak terkait agar harga tiket pesawat terbang dan kapal laut agar tidak membebani masyarakat menjelang musim mudik. Dimana pada rapat kerja ini, hadir pula Direktur Utama PT Garuda Indonesia dan Direktur Utama PT Pelni.

“Kita berharap maskapai penerbangan dan kapal laut tidak memanfaatkan peak season ini, untuk meraup keuntungan. Toh, kalau ada kenaikan harga tiket itu tidak melebihi tarif batas atas yang ditetapkan pemerintah. Janganlah membebani masyarakat yang mau mudik merayakan hari kemenangan dan berbagi kebahagiaan bersama sanak keluarga di kampung halamannya,” terang AIA.

AIA mengakui, materi yang disampaikan pada rapat kerja ini, mendapatkan perhatian serius dari seluruh mitra kerja terkait, seperti dari Menteri PUPR, Menteri Perhubungan, dan Kakorlantas.

“Alhamdulillah, responnya sangat baik. Masalah ini akan menjadi perhatian Menteri PUPR, Menteri Perhubungan, Kakorlantas, dan seluruh pihak terkait lainnya. Ini demi kelancaran mudik dan meminimalisir terjadinya kecelakaan, agar pemudik bisa sampai di tujuan dengan selamat untuk merayakan Lebaran bersama keluarga,” ujarnya. (****)


div>