SABTU , 16 DESEMBER 2017

Air Sungai Surut, Warga Panen Ikan Raksasa

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 14 Oktober 2017 18:34
Air Sungai Surut, Warga Panen Ikan Raksasa

Masyarakat Desa Saujung Giling Manik, Kecamatan Embaloh Hulu, Kapuas Hulu memotong ikan tapah untuk dibagikan kepada seluruh warga desa, Kamis (12/10). (Istimewa for Rakyat Kalbar)

KALBAR, RAKYATSULSEL.COM – Momen yang sangat langka dialami masyarakat Desa Saujung Giling Manik, Kecamatan Embaloh Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar). Mereka sangat bungah. Mereka bisa puas menikmati ikan setelah air sungai di dekat desa mereka surut.

Puluhan ikan tapah diperoleh warga. ”Memang jarang seperti ini (panen ikan tapah, Red),” ujar Riza, warga yang ikut menyaksikan panen langka tersebut. Rata-rata ikan tapah diperkirakan memiliki bobot lebih dari 30 kg.

Riza sempat mengabadikan panen ikan tapah itu. Dia kemudian mengunggahnya di Facebook pada Kamis (12/10). Dalam unggahan tersebut, terlihat suasana kekerabatan masyarakat yang memanen ikan dan membagikannya secara merata kepada warga desa setempat.

Masyarakat desa Saujung Giling Manik kecamatan Embaloh Hulu, kabupaten Kapuas Hulu, menangkap puluhan ekor ikan tapah di sungai yang surut tak jauh dari desa itu. (Mustaan/pontianak post)

Saat dihubungi kemarin (13/10), Riza menjelaskan bahwa ikan itu diambil masyarakat Nanga Sungai di sekitar desanya, bukan pada jalur Sungai Sadap. Terkait berat dan jumlah ikan tapah yang diperoleh, Riza mengaku tidak tahu persis.

Iwan, warga Kecamatan Embaloh Hulu, menuturkan bahwa adiknya turut menangkap ikan tersebut. ”Saya dengar, ada lebih dari 20 ikan yang didapat,” ucapnya. Berat masing-masing ikan bervariasi, mulai 20 kilogram hingga lebih dari 30 kilogram.

(aan/c18/ami/ce1)


div>