KAMIS , 22 NOVEMBER 2018

Airlangga Harus Kembalikan Kepercayaan Rakyat

Reporter:

Iskanto - Suryadi

Editor:

asharabdullah

Jumat , 15 Desember 2017 10:52
Airlangga Harus Kembalikan Kepercayaan Rakyat

Airlangga Hartarto. ist

– Munaslub Golkar Digelar 19 – 20 Desember 2017

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Setya Novanto (Setnov) yang berstatus terdakwa kasus korupsi e-KTP, telah dicopot dari jabatannya sebagai Ketua Umum DPP Golkar. Dia digantikan oleh Airlangga Hartarto, berdasarkan rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Rabu (13/12) malam.

Penunjukan Airlangga diharapkan bisa mengembalikan kepercayaan rakyat terhadap Partai Golkar. Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Golkar, Syahrul Yasin Limpo, mengungkapkan, dibawah kepemimpinan Airlangga, Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar harus menghadirkan konsolidasi emosional yang kuat dari seluruh kader Golkar. Salah satu syaratnya, hadirnya orang-orang yang bersama Airlangga, yang dimata publik memiliki pencitraan yang kuat.

“Hal ini penting untuk menghadirkan Golkar yang terpercaya,” kata Syahrul, Kamis (14/12) kemarin.

Terpisah, Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Abdillah Natsir, tak menampik jika Munaslub yang digelar pekan depan merupakan bagian dari forum untuk aklamasi menyepakati Airlangga sebagai ketua umum terpilih melanjutkan kepemimpinan Setya Novanto.

“Munaslub tinggal penetapan saja. Jadi, dipastikan tak ada pemilihan, hanya kesepakatan bersama,” ujarnya.

Terkait arah dukungan Partai Golkar di Pilgub dan Pilkada Kabupaten/Kota, ia meyakini bahwa pergantian kepimimpinan di DPP tidak akan memperngaruhi konsolidasi Golkar di Sulsel. Struktur partai di DPD I maupun DPD II tetap aman dan tidak ada yang akan mengalami perubahan.

“Tidak ada yang berubah. Golkar ini kan semuanya punya mekanisme, punya kerja yang jelas, jadi tidak akan berpengaruh,” tegasnya.

Seluruh mekanisme partai di Golkar tidak akan terpengaruh dengan terpilihnya ketua umum yang baru. Meskipun menduduki jabatan ketua umum, akan tetapi Airlangga tidak serta merta mengubah semua aturan partai. “Semua aturan kan tetap berjalan. Jadi tidak ada yang berubah,” jelasnya.

Sementara, pakar politik dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Adi Suryadi Culla, mengatakan, dinamika di internal partai akan menentukan pergerakan partai ke depan.

“Di partai itu sentralistik di DPP, sehingga perubahan kepemimpinan sulit untuk menghindari arah kebijakan partai. Tapi saya kira, semoga meskipun ada perubahan kepemimpinan, tidak mempengaruhi dinamika yang terjadi,” ungkap Adi.

Terkait Pilgub Sulsel dan Pilkada 12 Kabupaten/Kota, Adi tidak ingin terlalu jauh memberikan komentar. Yang pasti, dengan adanya kebijakan yang sentralistik, tentu semua kebijakan menjadi kewenangan DPP.

“Kewenangan DPP yang kuat, sentralistik partai kan selama ini ditentukan oleh DPP. Karena itu, DPP akan cukup berpengaruhlah. Tapi yang pasti, Golkar adalah partai yang mapan, yang mampu melihat kondisi ke depan,” terangnya.

Dijelaskan pula, dinamika di DPP Golkar sangat menentukan, khususnya kewenangan didalam menentukan calon kepala daerah. Tetapi, sebaiknya tidak berpengaruh terhadap konstalasi politik pilkada di berbagai daerah. Apalagi, saat ini juga ada dinamika di daerah yang diwarnai dengan ketidakpastian usungan. “Jangan sampai arah dukungan juga berubah,” imbuhnya.

Senada, pakar politik dari UPRI Makassar, Saifuddin Almughniy, menilai, Golkar adalah partai yang mapan dan matang. Proses kebijakannyapun, tentu harus mempertimbangkan banyak hal, bukan hanya pada aspek politis. “Bukan hanya pada aspek politik, tetapi juga pada aspek sosio kultural,” terang Saifuddin.

Teruntuk Pilgub Sulsel, kata dia, terlalu banyak narasi yang liar ketika pucuk pimpinan partai yang berlambang beringin rindang itu akan mengubah konstalasi.

“Hal itu sangat memungkinkan bila Golkar sudah berada pada suka atau tidak suka terhadap calon yang diusungnya. Karenanya, usungan golkar baik Pilgub, Pilwalkot dan Pilkada daerah lainnya adalah menjadi sesuatu yang finish. Kalau itu berubah, maka konsentrasi Golkar terpecah untuk mendesain ulang pemenangannya,” tuturnya. (*)


div>