SELASA , 16 OKTOBER 2018

Airlangga-SYL Bangun Koalisi

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Selasa , 08 Maret 2016 11:30
Airlangga-SYL Bangun Koalisi

int

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Dua bakal calon ketua umum Partai Gokar bertemu. Airlangga Hartanto menyambangi Makassar untuk bertemu langsung Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Senin (7/3) kemarin.

Airlangga rencananya ingin membangun koalisi bersama SYL dalam perhelatan Munaslub mendatang. Sebab, keduanya disebutkan memiliki idealisme yang sama untuk memajukan Golkar kedepan.

“Kerja sama ini untuk melakukan konsolidasi dan rekonsiliasi Partai Golkar ke depan,” kata Airlangga.

Namun, Airlangga sepertinya masih malu-malu untuk memberikan penjelasan mengenai topik pembicaraannya dengan SYL. Termasuk adanya pembicaraan untuk mengusung satu nama dalam Munaslub mendatang. Ia menilai, apa yang menjadi pembicaraannya dengan SYL masih bersifat intern untuk keduanya.

“Yang terpenting adalah perjuangan kita sama yakni idealisme dan mengembalikan kejayaan partai Golkar. Kita masih melakukan sosialisasi masing-masing, Insya Allah, kalau Allah meridhoi kita akan saling mendukung baik pada saat Munaslub maupun nanti ketika selesai Munaslub,” terangnya.

Bukan hanya itu, alumni Fakultas Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada sempat memuji SYL memiliki peluang besar untuk memenangkan Munaslub Golkar. Menurutnya, hal itu tidak akan membuatnya untuk tidak optimis untuk bertarung.

“Pak Syahrul dalam hal menjadi seorang pemimpin sudah teruji di Sulsel, beliau (SYL, red) juga sudah melakukan komunikasi dengan 240 pemilik suara Munaslub, dan saya punya basis di Provinsi Bali sebanyak 290. Sehingga ketika kita saling memperkuat dalam hal aspirasi yang sama tentu ini saling menguatkan,” pungkasnya.

[NEXT-RASUL]

Terkait jadwal pelaksanaan, Airlangga menyebutkan jika Munaslub akan dihelat pada 27 Mei mendatang. Ini, kata dia, sudah disepakati oleh Aburizal Bakrie, Agung Laksono, dan Jusuf Kalla.

Sementara kepanitiaan Munaslub akan terdiri atas Theo Sambuaga sebagai OC (Organizing Committee), Zainuddin Amali, dan SC (Steering Committee) Nurdin Halid. “Kira-kira seperti itu, tinggal menunggu penetapan dalam rapat pleno,” imbuhnya.

Ketua Tim Pemenangan SYL di Munaslub, M Roem, mengapresiasi langkah Airlangga untuk menjalin silaturahmi dengan pihaknya. Sebab, menurutnya, biasanya orang yang ingin menuju sebuah kompetisi, hal seperti ini menjadi sulit.

“Ini mau ketemu, bahkan datang sesuai adat ketimuran. Ini artinya mereka sangat memperhatikan kita,” ujarnya.

Roem mengatakan, pihaknya telah membicarakan masalah tim nasional kepada pihak Airlangga. “Mudah-mudahan dengan begitu bisa satu tim. Bukan hanya dengan Pak Airlangga, kita juga berharap dengan yang lain. Kita bangun dulu  dengan Pak Airlangga, setelah itu bergerak dari yang satu ke yang lainnya. Ini kan masih ada waktu,” jelasnya.

“Akan kita cari ketua tim pemenangannya, tidak penting siapa. Nantilah kita umum kan, gampang,” imbuhnya.

Yang jelas, kata Roem, dukungan terhadap SYL sebagai ketua Golkar semakin bertambah. “Yang kita bangun ini ide dan pikiran yang sama untuk Golkar, dari sini kita bergerak. Kita tak bicara siapa yang di depan atau siapa yang berikutnya. Yang jelas bagaimana membangun Golkar ke depannya,” jelasnya.

[NEXT-RASUL]

Ketua Divisi Opini dan Visi Misi Tim Pemenangan SYL, Farouk M Betta mengatakan Syahrul sudah menyiapkan diri untuk melakukan deklarasi di Ambon. Namun, ia belum memastikan jadwalnya pelaksanaannya.

“Tempat deklarasinya Pak Syahrul itu di Ambon, tapi kita masih terkendala teknis saja sehingga belum dilaksanakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, SYL menginginkan adanya rekonsiliasi lebih awal yakni sebelum pelaksanaan Munaslub. Menurutnya, alasan SYL menginginkan hal tersebut karena tidak menginginkan ada persoalan setelah ada ketua umum terpilih nanti.

“Pak Syahrul jelas tidak menginginkan ada faksi-faksi atau kubu setelah nantinya telah terpilih ketua umum Golkar yang baru, sebab hal tersebut dapat mengganggu solidnya pengurus, oleh karena itu harus ditekankan rekonsiliasi,” terangnya.

Sementara Wakil Sekjen Golkar versi Munas Bali Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, pertemuan Airlangga dan SYL bukan dalam hal dukung mendukung, tetapi lebih kepada membangun chemistry untuk Golkar kedepannya. “Kalau besok Pak Syahrul yang kuat, kita dukung beliau,” katanya.

Menurutnya, SYL merupakan seseorang yang mampu membangun infrastruktur Golkar di Sulsel dengan baik dan kuat. “SYL ini punya kemampuan yang tidak dimiliki kader lain. Tunjukan saya ketua DPD yang bisa membuat infrastuktur partai seperti di Sulsel. Tidak ada,” kata Ali.

Tak hanya itu, ia juga menilai jika SYL tahu persi persoalan Golkar. “Saya bilang di mana-mana. Beri kesempatan kader seperti ini. Kalau dia tidak bisa kasi kembali kejayaan Golkar, maka hukum saya,” tegasnya. (E)


div>