SABTU , 15 DESEMBER 2018

Ajiep Padindang Sosialisasi Pilar Kebangsaan di Kampus UIT Makassar

Reporter:

Editor:

Lukman

Sabtu , 21 Juli 2018 22:32
Ajiep Padindang Sosialisasi Pilar Kebangsaan di Kampus UIT Makassar

Anggota MPR RI Dapil Sulawesi Selatan Ajiep Padindang, bertatap muka dengan mahasiswa Universitas Indonesia Timur Makassar dalam Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Aula Kampus 5 UIT Makassar, Sabtu (21/7/2018).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Anggota MPR RI Dapil Sulawesi Selatan Dr. H. Ajiep Padindang SE, MM, bertatap muka dengan mahasiswa Universitas Indonesia Timur Makassar dalam Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Aula Kampus 5 UIT Makassar, Sabtu (21/7/2018).

Pada pembukaan acara, Wakil Ketua Yayasan Unversitas Indonesia Timur Dr. Anwar M. Diah menyampaikan bahwa di era saat ini kegiatan semacam sejenis harus ditingkatkan dan variatif. Degradasi pemikiran dan prilaku generasi muda dan anak milennial sudah pada tingkat mengkhawatirkan.

Pada pemaparan materi yang disajikan oleh Ajiep Padindang banyak menguraikan tentang urgensi menumbuhkan semangat dan motivasi bagi generasi muda khususnya mahasiswa untuk memahami, menghayati dan mengamalkan pilar-pilar kebangsaan yang kemudian terwujud dalam cara berpikir, cara pandang, dan cara bersikap.

“Mahasiswa adalah dapur untuk menyiapkan Sunber Daya Manusia, generasi muda Indonesia yang akan melanjutkan perjalanan bangsa dan negara di masa yang akan datang, bila saat ini kita ramu dan meracik persiapkan dengan baik sumber daya tersebut dengan baik, maka saya yakin negara ini akan tetap kokoh dan bertahan dengan eksistensinya dalam bingkai NKRI dan bhinneka tunggal ika nya, namun bila sumber daya ini tidak terkelolah dengan baik, saya khawatir kedepannya perjalanan bangsa dan negara akan menemui hambatan yang sangat besar untuk membangun,” urai Ajiep Padindang menutup materinya.

Pada sesi tanya jawab, banyak peserta yang menyoroti tentang konsistensi pemerintah dalam implementasi Pancasila dalan kebijakan yang berskala nasional. Misalnya masuknya tenaga kerja asing ke Indonesia dengan bebas dan bekerja di sektor non formal, sedangkan di sisi lain junlah pengangguran terbuka juga cukup tinggi di dalam negeri.

Selain itu banyak pula yang menyoroti tentang terjadinya degradasi moral pemuda yang ditunjukkan dengan semakin meningkatnya tindak kriminalitas di tengah tengah masyarakat yang didominasi oleh kalangan remaja atau pemuda.

 

Terkait hal itu, Ajiep mengungkapkan jika semua pertanyaan dan saran serta argumentasi dari peserta akan dicatat dan disusun dalam resume untuk kemudian dijadikan bahan dan masukan ke MPR RI, yang kemudian ditindaklanjuti dengan kajian-kajian.

“Insya Allah hal ini akan dijadikan rujukan dalam berbagai hal baik oleh legislatif, eksekutif maupun lembaga yudikatif,” urai Ajiep Padindang.

Sementara itu Rektor UIT Makassar Prof. Basri Wellong dalam sambutan penerimaannya mengungkapkan bahwa pembentukan karakter anak bangsa harus dimulai dari menumbuhkan rasa bangga terhadap Bangsa dan Negara. Kebanggaan tersebut dibarengi dengan kemampuan individu agar mampu memberi yang terbaik untuk bangsa. (*)


div>