SENIN , 20 NOVEMBER 2017

Akankah NasDem Berpaling ?

Reporter:

Suryadi Maswatu - Iskanto

Editor:

asharabdullah

Senin , 13 November 2017 11:44
Akankah NasDem Berpaling ?

DIAmi. Dok. RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Paket Moh Ramdhan Danny Pomanto – Indira Mulyasari Paramastuti berpasangan di Pemilihan Wali Kota Makassar, semakin menguat. Danny bahkan sudah merencanakan untuk menggelar deklarasi. Meski demikian, belum ada tanda-tanda Partai NasDem akan mengeluarkan sanksi ataupun surat teguran ke Indira.

Kondisi ini dinilai merupakan sinyal Partai NasDem masih menimbang, apakah masih akan tetap mengusung Rachmatika Dewi yang akan berpaket dengan Munafri Arifuddin alias Appi, ataukah mengusung Indira yang memiliki peluang menang bersama incumbent.

Menanggapi hal ini, Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Syahrudin Alrif, menegaskan, DPW NasDem tetap mengusung Rachmatika Dewi di Pilwalkot Makassar. Kendati ada kader lain yang maju, pihaknya belum memikirkan karena bukan utusan Partai NasDem.

“Jauh hari NasDem sudah umumkan kalau usungan di Pilwalkot Makassar adalah Cicu (Rachmatika Dewi, red). Kalau ada kader lain, itu bukan usungan NasDem,” tegas Sahar.

Saat ditanya soal sanksi yang diberikan kepada kader internal seperti Indira jika mentang perintah partai, Anggota DPRD Sulsel ini menuturkan, pihaknya tentu menyiapkan sanksi. Hanya, belum bisa disampaikan seperti apa sanksi yang diberikan kepada kader pembangkang.

“Tentu ada sanksi. Tapi belum bisa disampaikan, kita juga masih menunggu,” katanya.

Sahar menambahkan, kepastian rekomendasi ke Cicu tersebut setelah DPW Partai NasDem melakukan komunikasi yang intens dengan pengurus DPP NasDem. Sejak dulu, partainya mempersiapkan Cicu untuk menantang petahana Danny Pomanto.

“Apa yang diputuskan oleh DPP dengan memberikan rekomendasi, merupakan keputusan yang tepat setelah melihat dinamika yang berkembang di Makassar. Sejak awal kami sudah yakin, Cicu maju di Makassar,” tegasnya.

Sementara itu, saat dimintai tanggapannya terkait keraguan beberapa pihak atas dukungan NasDem kepada Cicu yang belum aman, Juru Bicara NasDem Sulsel, M Rajab, menegaskan, dukungannya telah bulat ke Andi Rachmatika Dewi.

“NasDem tidak pernah mendua ataupun ragu memberikan dukungannya pada Cicu. Dukungan NasDem sudah final seribu persen, baik itu untuk 01 maupun 02,” ungkap Rajab.

Cicu dianggap telah mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi lima tahunan di Makassar. Bahkan, trend survei Cicu makin baik dari waktu ke waktu.
“NasDem terus memberikan dukungan bagi Cicu,” pungkasnya.

Diketahui, deklarasi paket Danny Pomanto – Indira Mulyasari tinggal menghitung hari. Rencananya, deklarasi pasangan yang mengusung akronim DIAmi itu bakal digelar pada 22 November 2017.

“Soal lokasi ada beberapa, nanti kita lihat mana bagusnya,” kata Danny.

Saat ini Danny juga belum memastikan dimana lokasi yang cocok agar deklarasi bisa dihadiri masyarakat umum Kota Makassar. Menurutnya, lokasi strategis adalah Anjungan Pantai Losari dan Lapangan Karebosi.

Ia menyebutkan, lokasi deklarasi dalam kota, namun tidak boleh menggangu aktivitas umum seperti pengguna jalan atau pun pejalan kaki. “Kita mau lokasi yang benar-benar strategis, tidak boleh mengganggu aktivitas masyarakat,” ungkapnya.

Terkait dukungan partai, Danny mengaku belum ada satupun rekomendasi yang ia pegang sebagai jaminan. Jika salah satu menjadi pegangan, maka niat deklarasi berjalan mulus.

“Kita juga menunggu rekomendasi, dalam waktu dekat ada parpol berikan,” tuturnya.

Sebelumnya, Indira Mulyasari yang dikonfirmasi terkiat rencana tersebut mengatakan, sejauh ini pihaknya belum membicarakan teknis pelaksanaan deklarasi, karena menunggu koordinasi dengan pihak Danny Pomanto. “Secara teknis belum kami bicarakan lebih lanjut. Persiapan akan segera kami lakukan setelah pembicaraan mengenai teknis acaranya,” kata Indira.

Sementara untuk lokasi deklarasi sendiri, Wakil Ketua DPRD Makassar ini mengaku ada dua pilihan, yakni Anjungan Pantai Losari atau Lapangan Karebosi.

“Tapi tempatnya sampai saat ini masih belum dipastikan, baru tanggal yang sudah hampir pasti. Tempat sendiri kemungkinan kalau bukan di Anjungan, bisa juga di Karebosi,” sambung Politisi Partai NasDem ini.

Menanggapi hal itu, Pakar Politik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Andi Luhur Prianto, menilai, NasDem tentunya tidak ingin gegabah memberikan sanksi kepada kadernya yang belum pasti maju pada Pilwalkot Makassar mendatang.

Meskipun memang, telah tersebar kabar bahwa Danny – Indira akan menggelar deklarasi 22 November mendatang.

“Sepertinya NasDem tidak ingin berspekulasi. Sebelum ada deklarasi resmi Danny – Indira, mungkin NasDem tidak mau bersikap reaktif,” ungkapnya.

Meskipun begitu, kata Luhur, dengan turunnya rekomendasi NasDem ke Cicu adalah bukti keseriusan partai besutan Surya Paloh ini mendorong Cicu di Pilwalkot Makassar. Karena memang, tidak dipungkiri sejauh ini NasDem dikenal kurang ramah dengan petahana dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah.

“Saya kira Cicu lebih prioritas daripada Indira, sehingga NasDem tidak merespon manuver dari incumbent, yang mencoba membajak Indira. Apalagi kalau melihat arah dukungan partai politik ke Danny yang juga belum jelas. Sehingga, posisi Indira belum tentu juga aman dengan Danny. Sedangkan sudah deklarasi saja, pasangan masih bisa dibongkar,” terang Luhur.

Apalagi, partai yang selama ini mengatakan akan mendukung petahana belum memiliki kejelasan perihal rekomendasinya. Hal itu terbukti, belum adanya surat keputusan rekomendasi yang sah diberikan ke Danny.

“Kalaupun Nasdem harus pragmatis, tentu ingin memastikan dukungan partai lain, yang tak kunjung jelas arahnya,” tuturnya. (*)


div>