RABU , 21 NOVEMBER 2018

“Akbida-bidak”, Hardiman Ikut Gotong Royong di Tonrokassi

Reporter:

Editor:

Lukman

Senin , 05 November 2018 19:35
“Akbida-bidak”, Hardiman Ikut Gotong Royong di Tonrokassi

int

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Caleg Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jeneponto, Hardiman Rewa, dikenal dengan gaya berpakaiannya yang selalu rapi dan fashionabel. Tapi kali ini, ia hanya mengenakan baju kaos dan sarung (dalam Bahasa Makassar, akbidak-bidak), berbaur dengan masyarakat di Kelurahan Tonrokassi, Kecamatan Tamalatea.

“Bagi saya, menggunakan sarung seperti warga Jeneponto lainnya adalah hal yang biasa. Selagi konteksnya masih sopan, saya pikir tidak ada masalah, dan masyarakat juga menerima saya dengan baik,” ujarnya, Senin (5/11).

“Kata mereka sih, barusan ada caleg yang datang ke masyarakat dengan menggunakan sarung. Tapi mereka sangat merespon baik kehadiran saya,” lanjutnya.

Yang terpenting, bagi Hardiman, adalah kehadirannya di tengah-tengah masyarakat bisa memberikan edukasi yang baik. Ia bisa bertatap muka langsung dengan masyarakat, dan menanyakan langsung kebutuhan mereka.

“Lagi dan lagi, ternyata Lingkungan Bossolo ini masih sangat kekurangan air bersih,” ujarnya.

Iapun menyempatkan meninjau lokasi untuk pembuatan sumur bor. Setelah melihat lokasi tersebut, ternyata kedalaman sumur bor itu mencapai 90 meter sesuai dari hasil tes mata air atau geolistrik. Sehingga, pihaknya masih mencari lokasi yang kedalamannya lebih rendah dari sebelumnya.

Disamping air bersih, lokasi ini juga masih minim pendidikan. Terbukti banyaknya pemuda yang tidak tamat Sekolah Dasar (SD), sehingga mengakibatkan banyaknya jumlah pengangguran di daerah ini.

“Ini yang akan menjadi pekerjaan berat buat saya ketika terpilih, karena saya harus berpikir keras untuk mencari solusi agar jumlah pengangguran di daerah ini bisa berkurang,” imbuhnya.

Dalam gotong royong pembangunan posko Akrebos Community tersebut, Hardiman memberikan bantuan berupa bahan bangunan. (*)


div>