MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Akhirnya, Bupati Klaten Resmi jadi Tersangka

Reporter:

Editor:

dedi

Sabtu , 31 Desember 2016 14:37
Akhirnya, Bupati Klaten Resmi jadi Tersangka

int

KLATEN, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Klaten, Sri Hartini (SHT) sebagai tersangka.

Penetapan tersangka itu usai pemeriksaan 1×24 jam pascaoperasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan penyidik, Jumat (30/12) kemarin.

“Setelah 1×24 jam KPK meningkatkan status ke penyidikan berdasarkan penetapan dua orang tersangka,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam keterangan pers, Sabtu (31/12).

Selain Sri Hartini, KPK juga menetapkan Kasie SMP Dinas Pendidikan Pemkab Klaten, Suramlan (SUL) sebagai tersangka. Suramlan ditetapkan sebagai pihak pemberi suap, sementara Sri Hartini sebagai pihak penerima suap.

“Pemberian ini setelah diselidiki berhubungan dengan promosi dan mutasi jabatan berkaitan dengan pengisian organisasi dan tata kerja organisasi perangkat daerah yang diamanatkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah,” ujar Syarif.

Atas perbuatannya, Sri Hartini diduga melanggar Pasal 12 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana jo Pasal 65 ayat 1 KUHPidana.

Sementara Suramlan sebagai pemberi diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a dan huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Sebelumnya, KPK menangkap tangan Sri Hartini dan Suramlan bersama enam orang lainnya yang terdiri atas pegawai negeri sipil, pegawai staf honorer, dan swasta pada Jumat (30/12) malam kemarin.

Dari penangkapan, KPK menyita uang sebesar Rp 80 juta dan Rp 2 miliar dalam pecahan Rupiah serta Dollar Singapura dan Amerika Serikat. (put/JPG)


div>