SELASA , 16 OKTOBER 2018

Akhirnya, Guru dapat Pakasi Rp 200 ribu Perbulan

Reporter:

Editor:

dedi

Jumat , 09 Desember 2016 19:51
Akhirnya, Guru dapat Pakasi Rp 200 ribu Perbulan

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel, Jufri Rahman. ist

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel), telah menganggarkan tunjangan kinerja atau pakasi untuk guru SMA/SMK yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sulsel.

Sebanyak 16 ribu guru ini mendapatkan tunjangan pakasi sebanyak Rp 200 ribu perbulan. Meskipun terbilang tidak seberapa selain tunjangan pakasi guru juga mendapatkan tunjangan sertifikasi dan tunjangan profesi.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel Jufri Rahman mengatakan, meskipun terbilang tidak seberapa. Tetapi sangat memantu untuk menambah menerima tunjangan yang lainnya.

“Guru kan sudah punya tunjangan sertifikasi guru, tunjangan profesi. Kalau dikasi Rp200 ribu perbulan, menurut saya sudah cukup adil,” ungkapnya saat ditemui di kantor Gubernur Sulsel, Jumat (9/12).

Menurut Jufri, jika di bandingkan dengan PNS yang bekerja di Pemprov Sulsel. Gurulah yang paling banyak dibanding mereka.

“Tunjungan pakasi di provinsi cuman dua juta. Sedangkan sertifikasi guru itu besarannya satu kali gaji tiap bulan. Mereka menerima dua kali gaji yakni gaji pokok dan sertifikasinya di tambah lagi tunjungan profesinya lagi, paling banyak mi itu tunjangan di guru,” katanya.

Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, mengatakan sudah bentuk keadalian dari Pemprov Sulsel untuk guru mendapatkan pakasi

“Katanya, untuk keadlian. Biar bukan besarannya tidak seberapa yang penting sama-sama mendapatkan pakasi. Seperti itu,” jelas Jufri Rahman.

Sementara, dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo, bersyukur karena perjuangannya untuk memberikan pakasi kepada guru disetujui.

Meski nilainya kecil dibanding PNS lainnya, tetapi kata None, sapaan akrab Irman Yasin Limpo ini, sudah cukup membantu para guru.

“Awalnya pakasi kita di pemprov juga itu cuma Rp75 ribu. Tetapi naik-naik terus. Ini mungkin juga karena faktor kemampuan keuangan, makanya tidak bisa langsung diberikan besar,” kata None.

Ia pun mengaku akan tetap memperjuangan agar pakasi guru bisa dievaluasi tiap tahunnya. Katanya, pakasi akan sangat memengaruhi kinerja guru dalam memajukan kualitas pendidikan di Sulsel.


div>