RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Akhirnya, KPUD Luwu Terima Dokumen Pendaftaran Buhari – Wahyu

Reporter:

Jepi

Editor:

asharabdullah

Kamis , 01 Februari 2018 13:15
Akhirnya, KPUD Luwu Terima Dokumen Pendaftaran Buhari – Wahyu

Suasana penyerahan dokumen pendaftaran pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu, Buhari Kahar Muzakkar - Wahyu Napeng (BKM- WN di ruang media Centre KPUD Luwu, Rabu malam (31/1), Foto: Jepi/RakyatSulsel

BELOPA, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Luwu akhirnya menerima dokumen pendaftaran pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu, Buhari Kahar Muzakkar – Wahyu Napeng (BKM- WN di ruang media Centre KPUD Luwu, Rabu malam (31/1)

Dalam penyerahan tersebut berjalan cukup alot karena sempat diwarnai kericuhan adu mulut antara pihak KPU Luwu dengan pihak Liason Officer (LO) BKM-WN, beruntung dapat dicegah oleh aparat kepolisian sehingga tidak berakhir bentrok.

Perdebatan terjadi karena Tim dan LO BKM-WN meminta hasil konsultasi atau keputusan KPU RI dalam bentuk surat. Namun, permintaan ini tidak bisa dihadirkan oleh KPU Luwu.

KPUD Luwu bertegas bahwa KPU RI telah menyampaikan keputusannya bahwa seluruh keputusan diserahkan ke KPUD Luwu dengan mengikuti hasil dan keputusan sidang musyawarah Panwas Luwu.

Namun LO BKM-WN tidak menerimanya karena pihak KPU Luwu tidak bisa membuktikannya dalam bentuk tertulis dari KPU RI, sehingga pleno penerimaan berkas ini diwarnai ketegangan.

Sebelum menerima berkas BKM-WN, pihak KPUD Luwu sempat melakukan penundaan atau skorsing hingga dua kali, yakni dari pukul 16.00 wita diskorsing hingga 19.30 wita setelah itu kembali diskorsing pada pukul 22.10 wita.

Tepat pukul 23.25 KPUD Luwu mengumumkan hasil pleno dalam bentuk berita acara nomor : 08/PL.03.2-BA/7317/KAP/K1.K2.K3.K4.K5/I/2018 yang menegaskan KPU Luwu menerima berkas BKM-WN untuk diverifikasi selama 7 (tujuh) hari terhitung rabu, 31 januari pukul 23.25 malam tadi.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, sedikitnya 395 personil TNI, Polri dan Brimob bersenjata lengkap mengawal ratusan massa BKM-WN yang sudah mengepung KPUD Luwu sejak pukul 20.00 wita.

Kapolres Luwu, AKBP Dwi Santoso menyebutkan, 395 personil yang disiagakan ini terdiri dari 2 SSK atau 140 orang personil brimob bersenjata lengkap, Polres Luwu, TNI dan BKO dari personil Polres Palopo dan Toraja.

“Kita siagakan sekitar 395 personil TNI-Polri dengan bersenjata lengkap untuk mengawal proses pleno penerimaan berkas BKM-WN. Kita juga menempatkan personil dijumlah titik vital untuk menjaga kemungkinan bisa terjadi,” jelasnya. (*)

 


div>