MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Akibat Banjir, Penambak Ikan di Pangkep Merugi Puluhan Juta Rupiah

Reporter:

Editor:

dedi

Selasa , 13 Desember 2016 20:54
Akibat Banjir, Penambak Ikan di Pangkep Merugi Puluhan Juta Rupiah

int

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Hujan deras yang terjadi sejak kemarin hingga Selasa (13/12) hari ini di sejumlah daerah. Di Kabupaten Pangkep sendiri membuat ratusan rumah warga terendam banjir.

Tidak terkecuali tambak ikan milik warga yang ikut menjadi korban. Tercatat, sedikitnya tiga kecamatan yang tersebar di Kecamatan Ma’rang, Segeri dan Mandalle yang merupakan kecamatan penghasil ikan bandeng di Kabupaten Pangkep mengalami kerugian.

Salah seorang penambak ikan di Desa Pitue, Kecamatan Ma’rang mengaku dua tambaknya yang siap panen harus direlakan tahun ini. Pasalnya, hujan selam dua hari membuat tambaknya jebol karena banjir

“Lepas semuami ikanku di empang pak. Tidak adami sisa karena banjir, kalau rugi pasti, kira-kira Rp 50 jutaan pak ,” ungkap Awaluddin salah satu pemilik Tambak ikan.

Menurutnya, banjir kali ini di desa tersebut, untuk pertama kalinya terjadi. Akibat luapan sungai segeri.

“Ini yang pertama. Kalau dulu hanya genanganji. Tidak tahu kenapa bisa banjir begini. Mungkin karena got yang ada sekarang tidak berfungsi bagus,” jelasnya.

[NEXT-RASUL]

Di tempat terpisah, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangkep, Andi Herman mengungkapkan bahwa banjir mulai terjadi sejak, Selasa (12/12) kemarin. Air pun belum surut meski hujan telah berhenti disebabkan sejumlah drainase yang tidak berfungsi dengan baik.

“Kalau berapa jumlah rumah yang terendam belum kami ketahui. Kita saat ini masih melakukan pendataan untuk mengetahui rumah yang terendam. Tapi Kalau diperkirakan kurang lebih 500 rumah,” jelasnya.

Dia pun menjelaskan bahwa warga yang rumahnya terendam banjir masih memilih bertahan. Mereka menolak dievakuasi dengan alasan ingin menjaga benda berharganya.

“Kita tetap pantau. Kalau ada warga yang butuh pertolongan langsung kita evakuasi. Tim tetap mobile memantau banjir,” jelasnya.

Diperkirakan, banjir yang melanda tiga kecamatan di Pangkep tersebut, disebabkan meluapnya sungai Segeri. Banjir yang terjadi pun mencapai pinggang orang dewasa.


div>