RABU , 13 DESEMBER 2017

Aksi Unjuk Rasa Sopir Angkot Tuntut Regulasi Pemprov

Reporter:

Al Amin Malliuri

Editor:

asharabdullah

Rabu , 01 November 2017 12:48
Aksi Unjuk Rasa Sopir Angkot Tuntut Regulasi Pemprov

Suasana unjuk rasa supir angkot di depan Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (1/11). Foto: Al Amin/RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Ratusan pengunjukrasa yang terdiri dari Asosiasi Moda Transportasi Indonesia (AMPI) Sulsel, memadati Kantor Gubernur Sulsel, jalan Urip Sumoharjo Makassar, Rabu (1/11).

Mereka menuntut Pemerintah dalam hal ini Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo untuk lebih tegas dalam menetapkan tarif batas atas dan batas bawah.

“Akan menjadi ketimpangan ekonomi yang berdampak hadirnya kriminalitas apabila sopir angkot tidak bekerja lagi,” tegas orasi oleh salah satu orator yang berdiri di atas badan angkot.

Selain itu, yang menjadi tuntutan para sopir angkot ini yakni pelaku moda transportasi berbasis daring harus mendapatkan aturan pembayaran pajak dan biaya retribusi.

“Ketimpangan regulasi terjadi, aturan daerah tidak tegas, bahwa taksi online tidak membayar pajak. Sementara konvensional harus bayar pajak trayek angkutan umum,” lantangnya. (*)


div>