MINGGU , 22 JULI 2018

Aktivis LSM Minta Proyek RSUD Bulukumba Diaudit

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 12 Januari 2016 16:24

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.COM – Aktivis LSM meminta pengawas fungsional melakukan audit terhadap proyek rehabilitasi proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bulukumba Andi Sultan Daeng Radja. Desakan tersebut disampaikan terkait robohnya salah satu bagian gedung RSUD Bulukumba yang sedang dibangun.

“Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Robohnya salah satu bagian gedung yang sedang dibangun menunjukkan ada yang salah. Saya kira proyek pembangunan gedung RSUD harus segera diaudit oleh pengawas fungsional sepert Inspektorat atau BPKP,” kata aktivis LSM Aliansi Masyarakat Penegak Demokrasi (AMPD) Bulukumba, Selasa (12/1).

Aktivis LSM, Musafir, mendukung langkah sejumlah aktivis mahasiswa yang menggelar aksi demo di gedung DPRD Bulukumba, terkait robohnya salah satu bagian proyek RSUD Bulukumba. Padahal proyek itu menelan dana senilai Rp 83 miliar lebih. Seperti diketahui, Pemkab Bulukumba meminjam uang dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementrian Keuangan, untuk membiayai proyek pembanguan RSUD Bulukumba tersebut.

“Siapa tahu ada kesalahan bestek. Untuk itu, audit diperlukan agar dana pinjaman untuk proyek RSUD Bulukumba Rp83 miliar tepat guna,” terang Musafir.

Sementara itu, bagian manajer PT Bumi Karsa, sebagai kontraktor pemenang tender proyek RSUD Bulukumba, Ilham, kepada wartawan mengaku siap melakukan perbaikan terhadap gedung yang rusak.


div>