SENIN , 23 JULI 2018

Akur Lima Tahun Ya…!

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 17 Februari 2016 12:01
Akur Lima Tahun Ya…!

int

PENULIS: HERMAN – SURYADI – FAHRIL
EDITOR: LUKMAN

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Selamat bekerja para pemimpin rakyat. Sepuluh kepala daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) akan mengikuti prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Halaman Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (16/2).

10 kepala daerah yang akan dilantik masing-masing Adnan Purichta IYL – Abd Rauf Kr Kio (Gowa), Andi Kaswadi Razak – Supriansa (Soppeng), Andi Idris Syukur – Suardi Saleh (Barru), Indah Putri Indriani – Thahar Rum (Luwu Utara), Thorig Husler – Irwan Bachri Syam (Luwu Timur), Syamsuddin A Hamid – Syahban Samanna (Pangkep), AM Sukri Sappewali – Tomy Satria (Bulukumba), Hatta Rahman – Harmil Mattotorang (Maros), Basli Ali – Zainuddin (Selayar), dan Nicodemus Biringkanae – Victor Datuan Batata (Tana Toraja).

Sementara kepala daerah terpilih Toraja Utara yakni Kalatiku Paembonan – Yosia Rinto Kadang baru akan dilantik pada gelombang kedua Maret mendatang. Sebab masa jabatan bupati sebelumnya baru akan berakhir 31 Maret 2016.

Pelantikan ibaratnya momentum sakral dalam sebuah pemerintah. Dan diharapkan bukan sekadar ajang seremonial saja. Begitu banyak tugas dan pekerjaan yang menanti.

Satu hal yang harus dipegang teguh para kepala daerah. Mereka dituntut bisa terus bersama-sama membangun daerah yang dipimpinya.

Wajar saja, selama ini pecah kongsi selalu menjadi problem para bupati dan wakilnya di ujung masa jabatan. Hal itu bisa terlihat saat pilkada serentak 2015 lalu, dimana sedikitnya ada empat pemimpin daerah yang pecah koalisi.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Agus Arifin Nu’mang berharap, kepala daerah (kada) terpilih dapat menjalankan visi dan misi yang telah dijanjikan saat masa kampanye lalu.

[NEXT-RASUL]

“Harapan saya kepada bupati dan wakil bupati yang baru, dapat melaksanakan visi dan misi yang telah dijanjikan pada saat kampanye,” ujar Agus melalui sambungan telepon, Selasa (16/2)

Ia pun berharap, bupati dan wakil bupati dapat menjaga kekompakan dalam melaksanakan amanah rakyat. “Ya kita berharap agar para pemimpin daerah ini bisa akur sampai lima tahun. Sehingga pembanguna di daerah yang dipimpin bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.

Lembaga Jaringan Survei Indonesia (JSI) yang ikut memantau pemilihan kepala daerah serentak di Sulsel berharap kepada para kepala daerah yang siap dilantik harus mampu menjalankan tugas dan perenaan tanggungjawabnya dimasing-masing kabupaten.

Manajer Strategi dan Operasional JSI Sufri Mangau berharap agar kepala daerah yang akan segera dilantik haruslah mampu menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan sebaik-baiknya dan penuh dengan amanah.

“Mampu mewujudkan apa yang telah disampaikan visi-misi serta program kerja yang telah dijanjika kepada masyarakat saat proses pilkada berjalan,” terang Sufri.

Lebih jauh Sufri mengatakan, kepala daerah terpilih juga harus tampil sebagai pelayan buat semua masyarakatnya. Dan mampu mewujudkan keinginan masyarakat apa yang telah disampaikan saat berkampanye.

“Baik yang kemarin mendukung ataupun tidak mendukung kepala daerah terpililih harus melayani semua masyarakatnya,” katanya.

[NEXT-RASUL]

Dia juga berpesan kepada sepuluh pasang kepala daerah yang akan dilantik harus bersinergi dengan masyarakat membangun daerahnya dan tidak ada lagi perbedaan walau beda pilihan. Terutama kata, Sudri sepuluh kepala daerah harus tetap akur antar bupati dengan wakilnya.

“Sinergitas antara bupati dan wakil bupati dalam mengawal dan mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih tentu akan lebih memudahkan mereka menjalankan tugasnya,” jelasnya.

Pakar Pemerintahan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Andi Lukman Irwan menuturkan, dalam pandangan pemerintahan tidak ada yang diharapkan dari masyarakat selain kepala daerah yang akan dan sudah dilantik nanti bisa menepati janji-janji manis semasa kampanye. Hal itu agar rakyat merasa gembira dan menikmati apa yang sudah dipaparkan jagoannya di masa kampanye sebelumnya.

“Dalam ilmu pemerintahan, tentu yang diharapkan dari rakyat adalah para pemimpin yang dilantik menepati janji semasa kampanye. Karena rakyat tau janji adalah sebuah utang yang harus ditepati dan dilaksanakan kepala daerah terpilih,” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon, kemarin.

Andi Lukman menyebutkan, jabatan yang diemban kepala daerah yang akan dilantik merupakan pekerjaan terberat semasa lima tahun ke depan.

“Mengemban jabatan adalah sebua amanah, namun janji semasa kampanye adalah sebuah komitmen untuk mensejahterakan rakyat. Tentu jalanya pemerintahan dan kesejahteraan rakyat harus diseimbangkan, itu pemimpin yang komitmen,” ujarnya.Andi Lukman menuturkan, jalannya demokrasi akan berjalan dengan baik ketika pihak lawan semasa pilkada akan digandeng untuk sama-sama membangun daerahnya.

Kita berharap, para kandidat yang berkompetisi tahun lalu, yang menang sementara dilantik bisa bersama yang kalah untuk membangun kab/kota yang akan dipimpin kada terpilih.

“Tentu kita berharap kepala daerah yang akan dilantik bisa bergandengan tangan dengan rivalnya yang kalah untuk membangun daerah yang dipimpinnya. Hal ini agar jalanya pemerintahan berjalan efektif dan efesien tanpa sekat-sekat didalamnya,” tutupnya. (E)


div>