SELASA , 16 OKTOBER 2018

Alasan Defisit, Pengadaan Tanah Sport Center Senilai Rp7,3 Miliar Dibatalkan

Reporter:

Salahuddin

Editor:

Iskanto

Kamis , 27 September 2018 14:30
Alasan Defisit, Pengadaan Tanah Sport Center Senilai Rp7,3 Miliar Dibatalkan

Ketua DPRD Bulukumba, Hamzah Pangki, didampingi Wakil Ketua I, Andi Zulkarnain Pangki dan Wakil Ketua II DPRD Bulukumba, Hj Murniati Makking, memimpin rapat Banggar pembahasan APBD-Perubahan 2018.

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL – Rencana Pemkab Bulukumba untuk memulai membangun sport center atau pusat olahraga ditahun 2018 ini, harus dikubur dalam-dalam.

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bulukumba merestui usulan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Bulukumba untuk membatalkan pengadaan tanah untuk sport center senilai Rp7,3 miliar yang ada di dalam APBD Pokok 2018.

“Pengadaan tanah sport center Rp7 miliar seperti yang ada didalam APBD Pokok 2018 dibatalkan karena defisit anggaran,”kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Bulukumba, Andi Mappiwali, dirapat Banggar DPRD Bulukumba, Kamis (27/9).

Anggota Banggar DPRD Bulukumba, Fahidin mengatakan sport center merupakan program unggulan Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali. Hanya saja, sampai saat ini, rencana tersebut belum kesampaian.

Tahun 2017 lalu, Pemkab Bulukumba mengalokasikan dana Rp5 miliar untuk pengadaan tanah sport center di desa Ploewali, Kecamatan Gantarang.

Tahun 2018, Pemka Bulukumba kembali mengalokasikan dana Rp7,3 miliar untuk pengadaan tanah sport center dilokasi yang sama. Pengadaan tanah sport center tahun kembali dibatalkan untuk menutupi defisit. (*)


div>