Senin, 21 Agustus 2017

Alat ini Bisa Tingkatkan Hasil Tangkapan Nelayan Hingga 5 Kali

Minggu , 13 Agustus 2017 12:00
Penulis :
Editor   : Ashar Abdullah
JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan.

Inovasi dan teknologi untuk memudahkan nelayandalam menangkap ikan terus dikembangkan.

Adalah LEDikan, sebuah alat untuk memikat ikan dengan menggunakan lampu LED (Light-Emitting Diode) dengan desain dan spesifikasi khusus yang digunakan untuk membantu nelayan memperoleh ikan.

Alat ini digagas oleh Agus Cahyadi, Peneliti Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan (BRSDM KP), Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Karena penemuannya ini, Agus diganjar penghargaan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Ristekdikti), yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada acara peringatan Hari Teknologi Nasional (Harteknas) hari ini, Kamis (10/8) di Makasar, Sulawesi Selatan.

Dia berharap dengan teknologi LEDikan yang dia ciptakan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayanmelalui peningkatan produktivitas tangkapannya.

”Saya ciptakan alat ini untuk bisa membantu nelayanmemperoleh hasil tangkapan yang lebih banyak, penemuan alat ini sudah dari 2013 dan sudah mulai diproduksi masal sejak 2016 lalu,” ujar Agus saat ditemui di Jakarta pada Rabu (9/8).

Meskipun sederhana, inovasi penemuan Agus sangat aplikatif dan bermanfaat bagi nelayan. Faktanya,nelayan yang menggunakan lampu LEDikan mampu meningkatkan hasil tangkapannya hingga 5 kali lipat.

“Biasanya LED ikan di pasang di bawah air di bagan atau rumpon milik nelayan, gunanya untuk menarik ikan datang,” tambahnya.

Adapun prinsip kerja alat ini adalah dengan memanfaatkan spektrum cahaya yang dihasilkan dari LED. Cahaya dari lampu LED tersebut dapat menarik plankton-plankton yang akan mengundang ikan kecil untuk datang.

Agus menambahkan, dengan bantuan LEDikan ininelayan bisa memperoleh hasil tangkapan lima kali lebih banyak jika dibanding dengan tangkapan nelayanbiasanya tanpa menggunakan LEDikan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*