MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Ambisi Menang, Parpol Utamakan Elektabilitas

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 27 September 2017 12:08
Ambisi Menang, Parpol Utamakan Elektabilitas

Ilustrasi. Doc.RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sejumlah kader tulen partai politik terpaksa harus menjadi korban dari ambisi parpol untuk menjadi pemenang di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Kemenangan merupakan akhir atau pencapaian dari sebuah kontestasi politik, dan tidak lagi memikirkan kepentingan rakyat.

Saat ini, sejumlah parpol masih memperhitungkan berbagai kemungkinan sebelum menentukan siapa sosok pasangan calon yang akan diusung. Demokrat, PKS, Gerindra, Hanura dan PDIP, masih melihat segala kemungkinan dan ingin berada pada kubu yang potensial menang. Mereka masih berhitung kekuatan.

Elektabilitas calon usungan menjadi poin penting bagi parpol untuk menentukan calon kepala daerah. Meski demikian, bukan tidak mungkin partai juga masih menunggu keuntungan ekonomi dalam kontestasi lima tahunan ini.

Faktor uang bisa jadi salah satu pertimbangan partai, jika merasa bahwa pasangan yang diusungnya sulit untuk menang. Dan jika ada partai yang mengusung calon dengan elektabilitas rendah, maka kemenangan tentu bukan tujuan utama. Tapi, bargaining dibalik kesepakatan tersebut.

Juru Bicara Gerindra Sulsel, Syawaluddin Arif, mengatakan, Gerindra akan mengusung calon pada pilgub dan pilkada dengan beberapa indikator. Hal itu sebagai syarat, sesuai mekanisme dan regulasi partai yang ditetapkan oleh tim desk pilkada.

“Syarat untuk diusung, Gerindra memiliki beberapa kriteria. Dan itu diatur dalam mekanisme partai,” ujarnya, Selasa (26/9) kemarin.

Dijelaskan, syarat pertama, kandidat harus mengikuti tahapan penjaringan yang dilakukan oleh DPD Gerindra Sulsel. Kedua, kandidat menandatangani pakta integritas dan penajaman komitmen. Selanjutnya, kandidat harus memiliki kemampuan mencukupkan partai sebagai syarat usungan dan punya punya pasangan.


div>