MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

Amin Yakob: Masih Ada Partai Lain

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Minggu , 10 April 2016 22:59

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Masih ada waktu bagi figur bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Takalar yang ingin mengendarai Partai Golkar.

Panitia penjaringan masih membuka pendaftaran, hingga penyerahan berkas para pelamar yang direncanakan dilaporkan Golkar DPD II Takalar ke Golkar DPD I Sulsel, besok, Senin (11/4).

“Pendaftaran masih dibuka hari ini. Kami akan melaporkan hasil tahap penjaringan balon sesuai jadwal, Senin esok,” ujar Nawir Rahman, Wakil Ketua Golkar Takalar, Minggu (9/4).

DPD II Golkar, kata Nawir, merencanakan melakukan pertemuan membahas penjaringan bakal calon kepala daerah, hari ini. “DPD II akan rapat sebelum menyerahkan laporan tahapan penjaringan ke provinsi,” katanya.

Hingga kemarin, Golkar menerima berkas pendaftaran delapan figur bakal calon bupati. Antara lain Burhanuddin Baharuddin (Bupati Takalar), Natsir Ibrahim (Wakil Bupati Takalar), Jabir Bonto (Ketua DPRD Takalar), Nirwan Nasrullah (Sekda Takalar), Makmur A Sadda (Mantan Wabup Takalar), Sindawa Tarang (Ketua DPP Apdesi), DR Nawir Rahman (Ketua Fraksi Golkar DPRD Takalar), Tenri Olle YL (Ketua Golkar Gowa) serta Kepala Dinas PU Takalar, Alimuddin.

Panitia masih menunggu keseriusan kader Golkar lainnya yang selama ini santer dikabarkan berniat maju di Pilkada Takalar. Diantaranya Kepala Dinas Bina Marga Sulsel Amin Yakob serta Ketua AMPG Bachtiar A Rauf.

Namun, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kepala Dinas Bina Marga Sulsel, Amin Yakob, mengaku, tak mempermasalahkan walaupun bukan Golkar yang dikendarai dirinya apabila sudah memutuskan untuk bertarung dalam Pilkada Takalar nantinya.

“Tidak apa-apaji. Biarmi saya tidak. Saya belum bicara Pak Gubermur. Saya tidak berani. Kan masih ada partai yang belum melakukan (penjaringan, red),” tuturnya, Minggu (10/4).

Sebelumnya, secara pribadi, ia mengaku, siap untuk bertarung pada Pilkada Takalar. Namun, di sisi kelembagaan, menurut Amin, dirinya merupakan bawahan dari Gubernur. Jadi, kata dia, untuk maju dalam pilkada, tentunya harus seizin Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Sulsel.

“Saya baru di Bina Marga. Belum ada pembicaraan dengan Pak Gubernur. Nanti bilang Pak Gubernur ini orang tidak ada syukur-syukurnya. Saya mappatabe dulu,” ujarnya. (***)


div>