MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Amran Sulaiman Semprot Pelayanan di RSUD Pangkep

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Sabtu , 18 Maret 2017 13:34
Amran Sulaiman Semprot Pelayanan di RSUD Pangkep

Menteri Pertanian Amran Sulaiman (baju putih) mengeluhkan buruknya pelayanan di RSUD Pangkep, saat menjenguk mertuanya, Sabtu (18/03). foto: atho tola/rakyatsulsel.

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, yang datang menjenguk mertuanya yang dirawat di salah satu ruang perawatan VIP Palm RSUD Pangkep, Sabtu (18/3), tidak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Amran yang ikut didampingi langsung Bupati Pangkep H Syamsuddin A Hamid, kesal setelah mendapati buruknya pelayanan di rumah sakit milik pemerintah tersebut.

Amran merasa kesal karena tidak menemukan satupun dokter jaga di ruang perawatan VIP rumah sakit, dirinya hanya menemukan sejumlah perawat dan tenaga harian lepas.

Selain kesal dengan tidak adanya dokter jaga, Amran juga menyoroti, tidak adanya dokter sepesial di rumah sakit sekelas RSUD Pangkep. Padahal, untuk menangani pasien dengan diagnosa khusus, butuh dokter dengan disiplin ilmu lebih spesifik.

“Kiranya kekurangan yang masih dihadapi agar dikoordinasikan dengan Kementerian Kesehatan,” jelasnya.

Selain buruknya penanganan dan pelayanan, Amran juga menyayangkan kondisi gedung rumah sakit yang tidak terurus, termasuk plafon ruangan yang bocor di sejumlah titik di ruangan RSUD.

Menteri asal Bone sulsel ini, juga meminta para dokter dan perawat agar tetap tersenyum kepada para pasien, sehingga pasien merasa diperlakukan dengan baik. “Dokter itu harus tetap ada disiagakan meskipun hari libur karena sakit tidak mengenal libur,” ketusnya di depan para perawat dan dokter UGD yang menemuinya.

Bupati Pangkep, H Syamsuddin A Hamid, di tempat terpisah menuturkan, jika dirinya siap menerima kritikan yang tentunya untuk perbaikan ke depan. “Saya akan meminta persetujuan dewan untuk melangkah ke depan, dimana dalam pengelolahan anggaran murni sepenuhnya akan diserahkan dan dikelola RSUD,” jelasnya.

Sedangkan terkait masukan Menteri Pertanian, Syamsuddin mengatakan, merupakan kritikan dan masukan yang bagus dan membangun. Makanya, pihaknya akan mengambil kebijakan dan melakukan pembenahan untuk pelayanan lebih baik. (***)


div>