MINGGU , 24 JUNI 2018

Anak Wakil Bupati Maros Diciduk Saat Pesta Sabu

Reporter:

Jumaedy

Editor:

Lukman

Rabu , 07 Maret 2018 20:46
Anak Wakil Bupati Maros Diciduk Saat Pesta Sabu

Anak wakil Bupati Maros, bersama rekannya saat diamankan polisi.

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Anak wakil Bupati Maros, Sulawesi Selatan, Harmil Mattorang, Arjab Ajib Mattotorang ditangkap oleh Direktorat Narkoba Polda Sulsel diduga terkait Narkoba. Ia diamankan bersama tiga orang lainnya, dengan Barang Bukti 10 gram sabu-sabu.

“Iya, sudah A1, ditangkap sekitar pukul 16.30 Wita dini hari. Diamankan langsung oleh Direktorat Narkoba Polda Sulsel,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Dicky Sondani, (7/3/2018).

Dicky mengatakan, penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat bahwa sering terjadi penyalahgunaan narkoba jenis sabu di jalan Cemara, Kecamatan Turikale, Maros, Sulsel.

“Anggota Subdit II Dit res narkoba melakukan penyelidikan dan penangkapan di alamat tersebut di rumah kosong dan menemukan 4 pelaku. Saat dilakukan penggeledahan badan, ditemukan 1 sacset di kantong celana salah satu pelaku dan menemukan 1 buah alat bong,” lanjutnya.

Usai melakukan penangkapan terahadap anak Wakil Bupati Maros, Arjab Ajib Mattotorang, Selasa malam, Polisi kemudian melakukan pengembangan terhadap kasus narkoba tersebut.

Dari hasil interogasi empat pelaku termasuk anak Wakil Bupati Maros, Polisi berhasil mengamankan seorang tersangka yakni Rauf Topan yang berdomisili di Jl.Teuku Umar, Makassar.

Selain menangkap pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat kurang lebih 20 gram yang terbungkus dalam sejumlah sachet.

Selain itu, turut diamankan juga dalam penangkapan tersebut yakni timbangan elektrik. Sebelumnya, anak Wakil Bupati Maros Arjab Ajib ditangkap bersama tiga rekannya saat sedang pesta sabu di Jl.Beringin Kabupaten Maros.

Penangkapan Arjab Ajib Mattotorang bersama tiga orang temannya ditanggapi serius Wakil Bupati Maros HA Hamril Mattotorang.

Saat dikonfirmasi, Wakil Bupati Maros HA Harmil Mattotorang yang juga sebagai Ketua Harian Badan Narkotika Kabupatrn ( BNK) Maros sedang berada di Jakarta. Dia mengaku kaget mendengar kabar tersebut dari awak media. Meski begitu, Harmil tetap tenang, dan menyerahkan semuanya kepada aparat kepolisian. Dia mengaku, akan tetap mengikuti proses hukum yang berlaku.

Ketua Partai Nasdem Maros ini menuturkan, terkait rehabilitas pengguna narkoba untuk anaknya dapat dilakukan atau tidak, tergantung keputusan pihak kepolisian. Karena dia menganggap polisi pasti lebih tahu hal tersebut.

“Kami serahkan saja kepada polisi, apakah dia bisa direhab atau tidak. Karena polisi jauh lebih tahu apakah dia membutuhkan rehab atau tidak. Kami akan mengikuti aturan hukum yang ada,” bebernya saat dikonfirmasi via telepon selulernya.

Harmil mengaku, tidak mengetahui jika anaknya salah satu pengguna narkoba. Pasalnya, saat hendak bertolak ke Jakarta Selasa kemarin, anaknya ada di rumah. Begitupun dalam kesehariannya. Anaknya bukanlah orang yang sering keluar rumah.

“Saya jelas kaget mendengar penangkapan anak saya. Karena kemarin itu waktu saya ingin berangkat ke Jakarta, dia ada di rumah. Begitupun dalam kesehariannya. Tiba waktu makan malam, kami selalu makan malam bersama,” pungkasnya. (*)


div>