JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Anak Walikota Palopo Bantah Ditahan Polisi

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Sabtu , 08 April 2017 17:01
Anak Walikota Palopo Bantah Ditahan Polisi

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Farid Kasim Judas, melakukan peninjauan dan pemantauan terhadap pelayanan pelayanan perizinan di kantornya, belum lama ini. foto: ist for rakyatsulsel.

PALOPO, RAKYATSULSEL.COM – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Palopo, Farid Kasim Judas, membantah isu dirinya sempat ditahan di Mapolrestabaes Makassar terkait kasus hukum seperti yang diberitakan portal berita www.rakyatsulsel.com pada Sabtu (8/4) dini hari.

“Saya perlu luruskan bahwa tidak benar saya sempat ditahan di Polrestabes Makassar. Saya sejak seminggu yang lalu berada di Jakarta dan baru tiba di Palopo tadi malam,” kata Farid yang mengaku bahwa dirinya sementara dalam perjalanan dari Makassar menuju Palopo saat berita tersebut beredar di media sosial.

Farid mengaku, sangat terganggu atas pemberitaan tersebut karena sudah beredar di media sosial. Oleh karena itu, mantan Kepala Dinas Kebersihan Kota Palopo ini, mengaku, akan mempertimbangkan kasus tersebut ke dewan pers.

“Saya sudah tidak bisa menghitung telepon dari keluarga yang mempertanyakan berita terkait penangkapan saya. Jujur ini saya sangat mengganggu saya secara pribadi dan keluarga,” kata anak Walikota Palopo Judas Amir ini.

Sementara, terkait pemberitaan ini, manajemen Harian Rakyat Sulsel yang menaungi portal berita www.rakyatsulsel.com telah mengambil langkah tegas dengan memberikan sanksi kepada staf redaksi yang menaikkan berita tersebut, karena dinilai melanggar kode etik jurnalistik. Pasalnya, tidak melakukan klarifikasi dan menyalahi cover both side.

“Iya, kita sudah berikan sanksi tegas kepada staf redaksi yang membuat dan menaikkan berita ini. Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab kami atas kekeliruan ini,” ujar Muh Asri, Penanggung Jawab Redaksi Harian Rakyat Sulsel. (***)


div>