SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Anda Caleg ? Ikuti Program Akademik Legislatif di SLI

Reporter:

Arini Pratami

Editor:

Muhammad Alief

Rabu , 15 Agustus 2018 18:54
Anda Caleg ? Ikuti Program Akademik Legislatif di SLI

Risau akan kualitas Caleg yang tak paham fungsi dan tugas, Direktur SLI, Agus Baldie, siap gelar sekolah legislatif bagi Caleg. (Foto : Arini/rakyatsulsel)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kursi panas legislatif saat ini seperti memiliki magnet cukup besar menarik seluruh kalangan untuk menjajakinya. Tak jarang, baik Calon Legislatif (Caleg) maupun Partai Politik (Parpol) tidak lagi mengedepankan kualitasnya. Melihat hal tersebut, Sekolah Legislatif Indonesia (SLI) menganggap perlunya pemberian bekal bagi Caleg, sebagai bekal sebelum menjalankan tugasnya.

Direktur SLI, Agus Baldie menjelaskan, saat ini masyarakat cenderung larut pada dinamika politik yang dibangun oleh Parpol dan Calegnya. Bahkan, sebagian masyarakat hanya sibuk berdebat pada persoalan money politik dan hal yang dilakukan Caleg tersebut untuk menang, dan mengesampingkan kualitas dari Caleg tersebut.

“Hampir tidak ada dari kita yang memperhatikan hal tersebut dan dianggap sepele. Masyarakat cenderung larut dengan kasus yang sebenarnya menjadi bagian terkecil dari pesta demokrasi. Seperti Money Politik dan kecurangan,” ungkapnya, di Sekretariat SLI, Rabu (15/8).

Karena diperdaya isu itu, masyarakat bahkan mengesampingkan hal yang lebih inti dari pemilihan, seperti bagaimana Caleg tersebut menyelesaikan permasalahan di daerah masing-masing.

“Sementara substansi seperti kualitas dan kebutuhan masyarakat, masalah yang harus diselesaikan pemerintah, hampir tidak tertarik kita bahas,” ujarnya.

Melihat hal tersebut, kata dia harus ada yang menyelesaikan permasalahan ini, antara masyarakat yang tidak memperhatikan substansi pemilihan dan Caleg yang harusnya memiliki kualitas untuk mengawal kepentingan rakyat.

Ia berharap, keberadaan SLI dapat menghadirkan Caleg yang sudah membenahi dirinya dan keberadaan SLI ini merupakan intervensi positif dalam kualitas sistem demokrasi yang semakin berkurang di Indonesia.

Kata Agus, ada beberapa program yang nantinya akan dihadirkan SLI. Seperti Program Akademik Legislatif untuk memberikan pemahaman kepada Caleg mengenai strategi yang digunakan pada saat pemilihan, juga untuk memberikan pemahaman kepada Caleg mengenai 3 fungsi legislatif Budgeting (penganggaran), pengawasan dan legislasi (pembuat undang-undang).

“Nanti kita akan ajarkan seperti apa itu persidangan dalam legislatif. Karena kan banyak itu anggota legislatif yang sudah menjabat tapi tidak tahu bagaimana menjalankan sidang,” tuturnya.

Selain itu juga akan ada wadah para Caleg utnuk tampil dimedia lokal dan memaparkan strateginya untuk menyelesaikan permasalahan di daerah masing-masing.

Tidak hanya Caleg Kabupaten/Kota ataupun Provinsi, pihaknya juga memberikan pembekalan kepada Caleg pusat untuk mengasah kemampuannya, apalagi SLI ini sudah diberikan Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Kehakiman.

Pihaknya menargetkan akan memperoleh sekurangnya 50 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia.(*)


div>