SENIN , 22 OKTOBER 2018

Andi Iwan Bilang Pemuda Pentingnya Mengetahui Ini

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Senin , 11 Januari 2016 19:31
Andi Iwan Bilang Pemuda Pentingnya Mengetahui Ini

int

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Sosialisasi empat pilar merupakan suatu acuan yang melahirkan terobosan dan antisipasi yang luar biasa dari para wakil rakyat yang ada di MPR/DPR RI.

Anggota DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras mengatakan kondisi kehidupan berbangsa dan bernegara kita saat ini sangat memperihatinkan. Seperti terjadinya kekacauan, kerusuhan antar kelompok agama, masyarakat, antar pelajar, demonstrasi mahasiswa di luar yang mengarah pada unsur anarkisme serta pengaruh buruk media elektronik yang bisa kapan saja mengubah pola pikir masyarakat.

“Sosialisasi empat pilar ini perlu kita lakukan karena kurangnya pengetahuan, pemahaman para pemuda harapan bangsa terhadap makna Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, serta kurangnya pemahaman mereka terhadap nilai-nilai persatuan, Hal ini menyebabkan para pemuda saat ini kurang mewarisi semangat perjuangan, pudarnya rasa nasionalisme, maupun rasa patriotisme serta hilangnya rasa cinta terhadap tanah air, bangsa, dan Negara,” kata Andi Iwan saat melakukan sosialisasi empat pilar di dapil pemilihannya Sulsel II belum lama ini.

Sosialisasi empat pilar ini diikuti oleh 105 peserta dari berbagai komponen masyarakat, kalangan pendidikan, tokoh agama, Lurah setempat, Anggota DPRD Kota Makassar dan lainnya.

Menurut Andi Iwan, pemahaman Pancasila, UUD, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika ini sangat penting, dimana pemahaman bangsa kita tentang negaranya sendiri mulai terkikis oleh factor luar dan dalam.

“Hanya segentintir orang yang menyadari bahwa pentingnya semangat nasionalisme di tanamkan sejak dini. Mau di bawa kemana bangsa kita kalau masyarakatnya sendiri tidak bangga dan peduli dengan negera mereka sendiri?,” ujar Politisi Gerindra ini.

Sehingga dengan adanya sosialisasi empat pilar ini, lanjut Andi Iwan, sangat di harapkan, mampu membuka pandangan masyarakat dan membuat benteng paradigma terhadap empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pemahaman sejak dini sangat perlu dilakukan di sekolah, jika pelajaran pendidikan kewarganegaraan sudah mencakup Pancasila, UUD, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, namun jam pelajaran di tambah. Dalam pelajaran lain bisa juga diselipkan beberapa tema terkait nasionalisme,” jelasnya.


div>