RABU , 22 AGUSTUS 2018

Aneh…Korban Ngaku Hanya Melakukan Sekali, Pelaku Bilang 9 Kali

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 27 April 2016 12:13
Aneh…Korban Ngaku Hanya Melakukan Sekali, Pelaku Bilang 9 Kali

ilustrasi

GOWA, RakyatSulsel.com — Sebut saja namanya Bunga. Gadis 16 tahun yang masih mengenyam pendidikan di salah satu SMKN di Makassar, Sulawesi Selatan ini mengaku menjadi korban pencabulan pria beristri bernama Rahman (29), warga Jalan Abu Bakar Lambogo Gang 1, Kelurahan Bara-Baraya, Makassar.

Bunga pun berbadan dua. Tak terima dengan kondisi itu, Bunga dan keluarga melaporkan Rahman yang sudah memiliki tiga anak tersebut ke Polres Gowa. Laporan itu dilayangkan ke Polres Gowa, lantaran lokasi kejadiannya di Jalan Muh Yusuf Bauty, Kelurahan Paccinongang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Adapun aksi pencabulan yang diduga dilakukan Rahman kepada Bunga terjadi pada Januari 2016 lalu. Bunga mengaku dipaksa melayani nafsu bejat Rahman, saat berada di rumah teman pelaku bernama Rendi.

Ibu korban yang enggan menyebut namanya ditemui di Mapolres Gowa, Senin (25/4) siang mengatakan, anaknya Bunga kini hamil tiga bulan akibat diperkosa.

“Awalnya dia tahu itu bahwa dia hamil setelah dilihat dari fisiknya. Setelah dipaksa bicara ternyata dia sudah tiga bulan tidak haid dan ternyata dia hamil,” ujar ibu korban.

Bunga di hadapan penyidik mengaku baru satu kali melakukan hubungan suami istri dengan Rahman. Bahkan, hubungannya itu bukan karena suka sama suka, melainkan karena diancam oleh pelaku.

[NEXT-RASUL]

“Saya diancam pak. Makanya saya rahasiakan. Satu kalija pak, ituji waktuku na bawa ke rumah temannya,” beber warga Minasa Upa, Makassar itu.

Nah anehnya, berbeda dengan pengakuan Bunga, pelaku Rahman yang berhasil diamankan, malah mengaku sudah sembilan kali ‘menggoyang’ Bunga. “Seingat saya sudah sembilan kali sama dia (Bunga) pak,” akunya.

Paur Humas Polres Gowa, Ipda Isyamsah yang dikonfirmasi membenarkan adanya kasus pemerkosaan yang dilaporkan seorang gadis bernama Bunga.  “Kasusnya dalam pengembangan apalagi setelah korban melaporkan tadi. Tiga jam kemudian pelakunya pun tertangkap atas bantuan aparat Polsek Rappocini,” ujar Isyamsah. (bkm/fajar/adk/jpnn)


div>