MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

Anggaran Makan Minum Dinas PPKB Rp1 Miliar

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Selasa , 20 Februari 2018 10:15
Anggaran Makan Minum Dinas PPKB Rp1 Miliar

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) mendapat kucuran anggaran untuk makan dan minum senilai Rp 1 miliar. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi pegawai yang bertugas di lapangan dalam kegiatan Sosialisasi dan Pelayanan Mobilisasi KB.

Anggaran tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN 2018 melalui Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang dioperasionalkan ke seluruh 153 kelurahan di Kota Makassar.

Kepala Dinas PPKB Kota Makassar, Daniel Pakambanan mengatakan anggaran tersebut nantinya akan diperuntukkan bagi kegiatan sosialisasi dan pelayanan KB yang dilakukan secara mobile dalam kurun waktu 1 tahun kegiatan.

“Itu anggaran dari pusat melalui BOK, untuk kegiatan operasional sosialisasi dan pelayanan KB di seluruh kelurahan di Makassar. Kalau kegiatan sosialisasi itukan ada konsumsi, pesan tenda, kursi dll, itu yang kita anggarkan disitu setiap kegiatan,” kata Daniel, Senin (19/2).

Ia mengaku belum memiliki jadwal perihal berapa item kegiatan yang nantinya di backup oleh anggaran tersebut. Pasalnya, anggaran belanja makan minum untuk kegiatan tersebut saat ini masih dalam proses lelang di LPSE Kota Makassar.

Pihaknya menargetkan putusan lelang bisa keluar pada Maret mendatang, sehingga kegiatan tersebut bisa segera direalisasikan.

Ia menjelaskan, jika pemenang tender sudah ditentukan, maka Dinas PPKB hanya tinggal mengatur jadwal kegiatan untuk seluruh kelurahan dan kecamatan di Kota Makassar.
Namun, anggaran tersebut baru dicairkan oleh keuangan jika pihak rekanan sudah memiliki pertanggungjawaban kegiatan. “Kegiatan dulu baru diteruskan laporannya ke keuangan untuk dibayarkan langsung melalui rekening rekanan,” ucap Daniel.

Sementara itu, Kasubag Pelaksanaan Pengadaan BLPBJ Kota Makassar, Surahman mengatakan menerima dokumen untuk belanja makan minum dilingkup Dinas PPKB sejak pekan lalu. “Pekan lalu sudah kita terima, sekarang sudah proses lelang,” Kata Surahman.

Ia menjelaskan meski DPA Dinas PPKB belum disahkan di bagian keuangan, proses lelang tersebut masih bisa dilanjutkan. Hanya saja, dalam dokumen lelang dijelaskan bahwa DPA proyek tersebut masih dalam proses pengesahan. (*)


div>