JUMAT , 14 DESEMBER 2018

Anggaran Marka Jalan Kota Capai Rp630 Juta

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 28 Juli 2018 12:00
Anggaran Marka Jalan Kota Capai Rp630 Juta

kantor balaikota (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp630 juta yang bersumber dari APBD 2018. Anggaran tersebut untuk biaya pemaliharaan marka jalan kota selama setahun.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Makassar, Andi Asminullah, mengatakan, nantinya akan ada pemeliharaan marka jalan kota sepanjang 18.000 meter. Pemeliharaan ini rutin diselenggarakan tiap tahun.

“Ini pemeliharaan marka-marka yang sudah ada, jadi cat yang sudah ada itu yang kita perbaharui kembali dan itu panjangnya sekira 18.000 meter,” singkat Asminullah, Jumat (27/7) kemarin.

Asminullah mengakui, pemeliharaan ini, dikhususkan untuk jalan-jalan kota, seperti, Jl Macan, Jl Singa, dan Jl Andi Djemma. Sementara, pemeliharaan jalan provinsi dan nasional bukan tanggung jawab pemerintah kota.

“Inikan ada dokumen perencanaannya, jadi nanti kita lihat karena inikan tersebar jalan kota, kalau kita lihat kondisi pasti bisa lebih dari itu, cuma kan anggarannya kita terbatas,” ujarnya.

Asminullah mengatakan, proyek ini nantinya dikerjakan pihak ketiga. Pengadaannya sudah masuk pada proses lelang. Bahkan, kontraktor tersebut nantinya harus memiliki izin dari Kementerian Perhubungan.

Meski tidak dikerjakan langsung Dishub, Asminullah mengaku, telah memiliki data marka jalan kota yang kondisinya sudah tidak memungkinkan, sehingga itu bisa dijadikan acuan kontrakror ketika melakukan pengerjaan teknis nantinya.

“Setelah ada pemenangnya, kita perlihatkan datanya ini yang kurang baru nanti dihitung volumenya, mana yang tidak bisa tercover,” ujarnya.

Sementara, Kasubag Pelaksanaan Pengadaan BLPBJ Kota Makassar, Surahman, mengatakan, belanja pemeliharaan marka jalan sudah memasuki proses lelang dan saat ini sudah dalam tahapan upload dokumen perencanaan.

“Itu sudah lelang, kalau sesuai jadwal nanti tanda tangan kontrak Agustus. Kita berharap tidak ada gagal lelang,” singkatnya. (*)


div>