KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Anggaran Minim, Pendapatan PDAM Barru Belum Maksimal

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 21 September 2017 15:00
Anggaran Minim, Pendapatan PDAM Barru Belum Maksimal

Kendaraan PDAM yang mengalami kerusakan,terparkir begitu saja di samping kantor PDAM Barru.

BARRU, RAKYATSULSEL.COM – Sampai saat ini Perusaahan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Barru belum mampu membukukan profit laba keuntungan usaha. Padahal, usaha dibidang distribusi air minum sangat berpotensi dan berpeluang besar dapat membantu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Barru.

Selain pemerintah daerah yang kurang mendukun dengan kondisi PDAM Barru yang serba minim, dewan pengawas juga dinilai tidak maksimal dalam kapasitasnya.

Direktur PDAM Kabupaten Barru Suheri Made mengakui, masih banyak sejumlah keterbatasan dalam pengelolaan di PDAM Barru, sebab tidak ditunjang dengan berbagai macam fasilitas kinerja guna mencapai profit usaha.

“Bisa kita lihat sendiri segala keterbatasan yang ada di PDAM Barru mulai peralatan sampai kepada urusan keuangan, ini kantor pun masih pinjaman dari Provinsi Sulsel,” katanya belum lama ini.

Dia juga menilai kinerja dewan pengawas PDAM Barru masih kurang baik. “Kalo kita disini ada dua orang dewan pengawas dari unsur pemerintah daerah Kepala Dinas Perhubungan Barru Andi Adnan Azis dan Ir Yerid Kondo mewakili unsur swasta,” jelas Suheri.

Sementara itu, Dewan Pengawas PDAM Kabupaten Barru, Yerid Kondo mengatakan, PDAM Barru berjalan denagn baik, namun memang terdapat mekanisme dan program yang berjalan dengan baik.

“Suasananya adem dan cukup normal, namun memang terdapat mekanisme yang belum berjalan baik, tugas kami disana itu hanya sebatas pemberi saran saja, nah terkadang ada mekanisme yang tidak dilaksanakan, itu menjadi bagian dari catatan kami,” tutupnya.


div>