JUMAT , 25 MEI 2018

Anggota DPRD Malas, APBD-P Selayar Belum Dibahas

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Senin , 24 September 2012 12:01
Anggota DPRD Malas, APBD-P Selayar Belum Dibahas

Foto Wakil Bupati Selayar H.Saiful Arief SH.

Foto Wakil Bupati Selayar H.Saiful Arief SH.

SELAYAR – Pembahasan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2012 kabupaten Kepulauan Selayar, sudah pasti terlambat dilaksanakan oleh DPRD Selayar.

Hal ini dapat dipastikan, karena pengesahan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati 2011 yang sesuai jadwal kegiatan dewan dilakukan pada bulan Maret lalu, hingga saat ini menjelang pertengahan bulan September belum sama sekali tersentuh.

Kepala Bidang Pendapatan Daerah, Drs Nadeng, kepada Rakyat Sul-sel baru-baru ini menjelaskan, bahwa rencana kerja DPRD Selayar sesuai yang tertuang dalam surat keputusan Dewan No 2 tahun 2012, sudah sangat terlambat, sehingga dapat dipastikan bahwa pengesahan anggaran perubahan akan terlambat.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Selayar, Saiful Arief SH, membenarkan bahwa pihak Eksekutif telah menyerahkan draft anggaran perubahan TA 2012 ke pihak Legislatif untuk mendapat pembahasan.

“Informasi yang saya terima, bahwa pada setiap rapat dan pertemuan yang menyangkut pembahasan anggaran, anggota dewan yang hadir tidak pernah cukup, hingga rapatpun disebut tidak kuorum. Sementara pada penjadwalan rapat selanjutnya juga terjadi hal yang sama,” ujar Saiful Arief.

Salah satu anggota DPRD, Adi Ansar, yang dikonfirmasi terkait hal ini, membenarkan bahwa memang sejumlah anggota dewan dari Fraksi-fraksi besar di DPRD Selayar kerap tidak hadir, dan membuat rapat-rapat pembahasan anggaran tidak kuorum.

“Hal ini sebenarnya menjadi pusat perhatian kami juga, namun sesama anggota dewan kemungkinan untuk saling menegur sangat sulit. Sekedar mengingatkan dan menyampaikan saja bahwa ada jadwal pembahasan, itu mungkin boleh,” jelas Adi.

Terkait keterlambatan pembahasan anggaran perubahan Selayar Tahun 2012 ini, sejumlah kelompok masyarakat penerima bantuan Sosial seperti kelompok Tani, Panitia Mesjid dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), merasa sangat prihatin dan sangat kecewa.

Mereka berharap agar para wakil rakyat mereka di DPRD Selayar tidak lebih mementingkan kepentingan golongan, daripada kepentingan masyarakat Selayar secara umum. (k28/dj/C)


Tag
div>