RABU , 21 NOVEMBER 2018

Anggota DPRD Takalar Diduga Masih Gunakan Randis

Reporter:

Supahrin

Editor:

Lukman

Senin , 19 Februari 2018 22:02
Anggota DPRD Takalar Diduga Masih Gunakan Randis

ILUSTRASI

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Takalar berinisial HS, SL dan IT, diduga masih menguasai kendaraan dinas roda dua dan empat milik Pemerintah Kabupaten Takalar dan Sekretariat Daerah DPRD Takalar.

Kasubag Umum DPRD Takalar, H Abd Rauf Dini membenarkan bahwa saat ini masih ada anggota DPRD yang memakai kendaraan dinas roda empat. Tapi itu hanya pinjam pakai karena secara administrasi sudah diserahkan di asset Pemda Takalar.

“Mengenai dengan kendaraan dinas Sekretariat DPRD Takalar, (Merek Yamaha N-max) Sekretariat DPRD, saat ini kita masih menunggu identitas kendaraan tersebut dari pihak dealer karena belum ada STNK-nya. Sehingga kami menyimpan dua di rumah Sekwan Takalar, satu dipakai di bendahara DPRD dan satunya dipakai salah satu anggota DPRD Takalar, berinisial IT. Setelah ada indentitasnya dari pihak dealer baru kita serahkan di masing-masing kepala bagian sekretariat DPRD Takalar,” kata Abd Rauf.

Terkait hal itu, Direktur LSM Bawakaraeng, Tompo Ciho mengaku sangat menyesalkan sikap beberapa anggota DPRD Takalar yang masih menggunakan kendaraan dinas milik Pemda Takalar.

“Walaupun mereka sudah kembalikan secara administrasi tapi buktinya mereka masih memakainya dengan alasan pinjam pakai,” jelasnya.

Padahal kata dia, sudah ada peraturan pemerintah nomor 18 tahun 2017 tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD tidak bisa lagi menggunakan kendaraan dinas sejak berlakunya PP nomor 18 tahun 2017 diterapkan yaitu pada 1 September 2017 lalu.

Begitupula kendaraan dinas roda dua (merek yamaha N-Max) milik Sekretariat DPRD Takalar, seharusnya sudah bisa diberikan kepada beberapa kepala bagian untuk digunakan sesuai dengan peruntukannya.

“Saya hanya heran, kenapa kendaraan dinas itu disimpan di rumah pribadi Sekwan dan ada juga yang dipakai salah satu anggota DPRD Takalar,” ujar Tompo.

“Kami berharap kepada oknum Anggota DPRD Takalar yang terlibat agar kiranya sadar dan kembalikan kendaraan dinas itu kepada Pemda dan Kepala Bagian Sekretariat DPRD Takalar,” tegasnya. (*)


Tag
  • DPRD Takalar
  •  
    div>