KAMIS , 13 DESEMBER 2018

Anggota Komisi IX DPR RI Kunjungi Korban Bencana Alam Sulteng di RS Wahidin

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

Iskanto

Senin , 01 Oktober 2018 11:10
Anggota Komisi IX DPR RI Kunjungi Korban Bencana Alam Sulteng di RS Wahidin

Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham mengunjungi korban gempa dan tsunami Palu-Donggala, yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Hudirohusodo, Makassar, Minggu (30/09) malam.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham mengunjungi korban gempa dan tsunami Palu-Donggala, yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Hudirohusodo, Makassar, Minggu (30/09) malam.

Anggota DPR yang membidangi Kesehatan ini tiba sekitar pukul 22.50 Wita, bersamaan dengan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan langsung ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) didamping Direktur RS Wahidin, Dr. dr. Khalid Saleh untuk meninjau langsung korban yang dirawat.

Aliyah Mustika mengatakan, pihaknya di komisi IX DPR akan membahas khusus terkait penanganan masalah kesehatan yang menimpa masyarakat kota Palu dan Kabupaten Donggala.

“Insya Allah setelah ini saya akan ke Jakarta dan kami di Komisi IX DPR RI akan membahas secara khusus masalah ini, kami akan berkordinasi langsung dengan Kementrian Kesehatan untuk mensuport penuh kebutuhan tenaga medis dalam penanganan korban gempa dan tsunami ini,” ujar Aliyah.

Sementara itu, Dr. dr. Khalid Saleh mengatakan, hingga saat ini pihaknya tidak ada mengalami kesulitan dalam penanganan korban gempa palu dan donggala.

“Alhamdulillah tidak kendala sedikit pun dan kami juga langsung membentuk tim Bansal Bencana khusus untuk menangani korban gempa dan tsunami,” kata Khalid Saleh.

Hingga saat ini, sebanyak 37 korban telah dirawat di RS Wahidin Hudirohusodo dan rata-rata mengalami patah tulang.

“Sudah ada 37 orang pasien korban gempa yang kami rawat, yang terdiri dari 13 laki-laki dan 14 wanita yang mayoritas dari mereka mengalami patah tulang,” ungkap Khalid Saleh.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan seluruh rumah sakit yang ada di kota Makassar untuk siap menampung pasien korban gempa dan tsunami.

“Kita maksimalkan seluruh rumah sakit yang ada di kota Makassar untuk siap menampung seluruh pasien korban gempa, selain itu kita juga sudah mengirim bantuan logistik melalui jalur laut,” ungkap Nurdin Abdullah.

Diketahui, di Kota Makassar selain RS Wahidin, sebagian pasien juga dirawat RSUD Sayang Rakyat dan RSUD Daya sementara korban yang tidak mengalami sakit ditampung di Asrama Haji Sudiang.


div>