SELASA , 12 DESEMBER 2017

Anggota TNI Gadungan Ini Diringkus Saat Asyik Sama Pacar

Reporter:

Ramlan

Editor:

Lukman

Minggu , 05 November 2017 19:45
Anggota TNI Gadungan Ini Diringkus Saat Asyik Sama Pacar

Takwah saat menggunakan seragam TNI gadungan diamankan disebuah kosan Jl. Talasalapang Raya, No 25 E, Sabtu (4/11). Namun dalam pengembangan kasus penjualan kendaraan bodong, Takwah yang ditetapkan tersangka hendak melarikan diri, sehingga mendapatkan tembakan dari kepolisian

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Seorang TNI gadungan diamankan gabungan anggota Ops Pekat Lipu 2017 dibackup Intel Kodam XIV Hasanuddin, disebuah kosan Jl. Talasalapang Raya, No 25 E, Sabtu (4/11).

Adalah Muh Takwah Muslim alias Akdok (23) yang mengaku salah seorang anggota Bintara Tinggi TNI berpangkat Pembantu Letnan Satu (Peltu).

Akdok yang juga mengaku salah seorang alumni Pelayaran Barombong merupakan warga BTN Kodam III Blok A 4, No 6, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya. Ia ditangkap lantaran diduga kerap melakukan praktik jual beli kendaraan tanpa surat dengan menawarkan mobil dan motor bodong.

Di kosan tersebut pelaku telah menggadaikan satu unit sepeda motor Ninja milik salah seorang rekannya bernama Anwar di wilayah Kecamatan Biringkanaya.

“Saya tidak mengaku tentara, tapi memang bapak saya anggota sudah pensiun, hanya adik saya yang bawa baju bapak saya ke kosan ini, tapi memang saya sudah menggadaikan motor teman bernama Anwar untuk keperluan sehari-hari karena akan membayar biaya kuliah pacarku yang tak lama lagi akan menghadapi ujian tutup. Sisanya untuk membayar biaya kosan,” ujarnya pelaku.

Berdasarkan informasi, diduga sebelumnya pelaku hendak menjual satu unit mobil Avanza seharga 38 juta dengan dalih kendaraan tersebut merupakam mobil takeover atau pengambilalihan.

Selanjutnya Ia kemudian diringkus di kosan tersebut saat sedang asyik bersama kekasihnya yang merupakan salah seorang mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Makassar.

“Saya jual mobil bukan mobil curian, tapi mobil takeover, itu juga untuk biaya pacarku yang sedang mengandung sudah enam bulan. Dan kita sudah ditahu sama orang tua masing-masing,” dalihnya.

Selanjutnya, anggota yang tergabung Ops Pekat Lipu 2017 menyerahkan pelaku dan Barang bukti ke Pihak Intel Kodam XIV Hasanuddin, Sertu Asri untuk dilakukan menyelidikan lebih lanjut. (*)


div>