SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Angin Puting Beliung Rusak Lima Lumbung dan Rumah Warga di Torut

Reporter:

Cherly

Editor:

Lukman

Minggu , 18 Maret 2018 10:00
Angin Puting Beliung Rusak Lima Lumbung dan Rumah Warga di Torut

Tampak salah satu lumbung dan padi warga yang rusak akibat angin puting beliung.

TORAJA UTARA, RAKYATSULSEL.COM – Angin puting beliung yang disertai hujan deras pada Jumat sore ( 16/3) lalu menyebabkan lima lumbung padi dan satu rumah rusak di Kecamatan Buntao, Kabupaten Toraja Utara. Bahkan 10.000 ikat gabah yang ada di lumbung terpaksa harus dievakuasi warga sekitar agar tidak rusak.

Menurut salah satu staf Badan Penanggulanggan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Toraja Utara, Yunus Kendek bahwa angin puting beliung tersebut menimpa dua lembang di Buntao yakni Sapan Kua-kua dan lembang Misa’ Ba’bana.

Dikatakan bahwa akibat peristiwa angin puting beliung ini total kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp 400 juta karena ada lima lumbung dan satu rumah yang rusak berat, yang terdapat di tiga titik di dua Lembang di Kecamatan Buntao’.

“Kami dari BPBD Toraja Utara menaksir total kerugian berdasarkan data di lapangan sekitar Rp400 juta, karena ada lima lumbung dan satu unit rumah rusak berat akibat peristiwa ini,” kata Yunus.

“Saat ini kami juga telah menyerahkan bantuan alakadarnya kepada keluarga korban berupa alat dapur. Dan kami mengimbau agar masyarakat selalu waspada mengingat saat ini cuaca sangat ekstrim. Jika di sekitar pekarangan rumah ada pohon agar segera ditembang untuk menghindari pohon tumbang,” tambahnya.

Selain menimbulkan kerusakan pada lumbung dan rumah, bencana ini juga menumbangkan beberapa pohon besar dan menimpa kabel listrik sehingga ada sekitar ratusan KK sempat mengalami pemadaman listrik. (*)

 


div>