SENIN , 16 JULI 2018

Aniaya Perwira Polisi, Dua Anggota Gadungan Ini Diringkus

Reporter:

Ramlan

Editor:

Lukman

Senin , 12 Maret 2018 01:03
Aniaya Perwira Polisi, Dua Anggota Gadungan Ini Diringkus

Tim Respon dan Buser Polres Pelabuhan Makassar mengamankan pelaku penganiaya anggota perwira di Mapolres Pelabuhan.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Salah satu anggota perwira Kepolisian Resort Pelabuhan Makassar menjadi korban penganiaayaan di Jl. Barukang Utara, Sabtu (10/3) sekira pukul 13.00 wita

Bermula korban bernama IPDA Asnawi dianiaya dua pelaku berbadan tegap yang mengaku anggota saat mobil dikendarainya berpapasan di Jl. Barukang Utara.

Lantaran jalan yang sempit dikarenakan adanya keramaian pesta pernikahan salah satu warga. Kendaraan yang hendak melintas di jalan tersebut harus bergerak dengan lambat.

IPDA Asnawi pun lantas memundurkan mobil yang dikendarinya secara perlahan, hal itu dilakukan untuk memeberikan jalan terhadap mobil kedua pelaku tesebut.

Tak terima, akhirnya salah satu dari kedua pelaku turun dari mobilnya dan menghampiri Mobil IPDA Asnawi. Bahkan pelaku tersebut memukul bagian tubuh mobil Asnawi dan mengancamnya untuk segera keluar dari Mobilnya.

“Turunko! (Turun kau) saya anggota,” pinta salah satu pelaku.

Tak menunggu lama, salah satu rekannya pun turun dari mobilnya lalu menghampiri korban. Sontak saat itu Asnawi lalu menanyakan di mana asal kedua pelaku bertugas.

“Anggota dari mana?,” tanya Asnawi

Sementara itu, tak tanggung-tanggung salah satu pelaku langsung menganiaya Asnawi dengan memukul wajahnya hingga mengakibatkan luka pada bagian hidungnya.

Beruntung, masyarakat yang melihat kejadian tersebut berhamburan datang dan melerai kedua pelaku. Namun, pelaku yang melihat jumlah massa kian membanyak, salah satu dari pelaku hendak berupaya melarikan diri, hanya saja upaya itu sia-sia lantaran langkah pelaku dapat dihentikan oleh masyarakat.

Selanjutnya, kedua pelaku diserahkan kepada petugas sambil memberitahukan keajdian tersebut.

“Anggota palsu inne pak (Ini anggota gadungak pak),” kata salah satu massa menggunakan bahasa Makassar

Personel Polsek Ujung Tanah bersama Tim Respon dan Buser Polres Pelabuhan Makassar kemudian mengamankan pelaku ke Mapolres Pelabuhan untuk dilakukan Interogasi.

Dari hasil Interogasi, kedua pelaku penganiayaan itu mengaku bukan anggota TNI maupun POLRI. Selain itu, Polisi juga menemukan senjata tajam (Sajam) jenis badik milik salah satu pelaku.

Tidak hanya itu, masyarakat dari cambayya juga banyak yang berdatangan ke Mapolres Pelabuhan Makassar untuk memberikan kesaksian. Bahkan salah satu warga Wawan dan Ketua RT 02 Kelurahan Cambayya Nuhung juga ikut ke Mapolres Pelabuhan untuk meminta agar pelaku di proses hukum dengan tegas.

Terkait Kejadian Itu, Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Aris Bachtiar membenarkan kejadian tersebut.

“Betul yang melakukan penganiayaan bukan anggota TNI atau Polri dengan kata lain masyarakat biasa, Pelaku kita proses,” jelasnya Minggu, (11/3). (*)


div>