SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Antisipasi Adanya Rastra Rusak, Bulog Akan Ajak Lurah Cek Kualitas Beras di Gudang

Reporter:

Editor:

Niar

Rabu , 24 Mei 2017 17:42
Antisipasi Adanya Rastra Rusak, Bulog Akan Ajak Lurah Cek Kualitas Beras di Gudang

int

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM- Selain menerima penggantian beras rusak yang diterima warga selama 2 x 24 jam, Bulog Sub Divisi Regional (Divre) Kota Parepare juga akan mengajak para Lurah di Kota Parepare untuk mengecek langsung kualitas beras sejahtera (rastra) yang siap didistribusikan ke kantor kelurahan.

Kepala Sub Divre Bulog Kota Parepare, Asmal mengatakan, hal ini untuk mengantisipasi adanya penyaluran rastra yang rusak sebagaimana yang telah diterima salah seorang warga di Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, yang katanya baru kali pertama terjadi selama penyaluran rastra yang dulunya dinamai beras miskin (raskin) di Kota Parepare.

“Usulan teman media bagus sekali, ke depan memang bagus kalau kita ajak juga semua Lurah untuk mengecek kualitas rastra sebelum dibuat Berita Acara layak atau tidaknya didistribusi karena selama ini memang tidak dilibatkan,” aku Asmal yang duduk bersebelahan dengan Asisten I Pemkot Parepare, H Rusman Rahman di ruang Humas Setdako Parepare, Rabu, (24/5).

Asmal juga menguraikan, setiap bulannya pihak Bulog menyalurkan sekira 67,035 ton rastra untuk 4.469 penerima manfaat.

Ditanyai mengenai kualitas rastra yang disalurkan, Asmal membeberkan jika kualitas rastra yang disalurkan sesuai Instruksi Presiden (Inspres), yaitu kualitas beras medium sama dengan kualitas beras yang dibagikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Beras ini sama dengan kualitas beras untuk tunjangan beras PNS di Ambon. Kalau di Parepare tunjangan beras PNS-nya kan sudah dalam bentuk uang,” terang Asmal.
[NEXT-RASUL]

Asmal menduga, kerusakan beras yang terjadi pada warga di Kelurahan Ujung Bulu lantaran terkena air sehingga bergumpal. “Dugaan kita kemungkinan ini kena air jadi bergumpal, apalagi kan sisa satu liter yang rusak di bagian bawah, jadi kemungkinan rusak karena kena air,” terangnya.

Kendati demikian, pihaknya telah mengganti satu liter beras rusak milik warga tersebut dan menggantikannya dengan jumlah satu zak penuh.

“Kita sudah ganti. Ke depan, jika ada seperti ini laporkan kepada kami. Mekanismenya melalui RT atau RW lalu ke kelurahan, dalam waktu 2 x 24 jam masih kita gantikan,” terangnya.

Sementara itu, Asisten I H Rusman Rahman didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdako Parepare, Amarun Agung Hamka berharap hal serupa tidak terulang lagi. Mengantisipasi kejadian tersebut, dia menghimbau kepada pihak kelurahan agar aktif melakukan pengecekan kualitas beras sebelum didistribusikan ke rumah warga.

“Saya minta kepada pihak kelurahan agar sebelum diantar ke masyarakat pihak kelurahan sebaiknya mengecek kembali karena jangan sampai ada beras yang rusak. Kita berharap kejadian demikian tidak terulang lagi ke depannya,” harap Rusman Rahman yang juga Pelaksana Tugas Kepala Dinas Satpol ini. (nia)


Tag
div>