JUMAT , 19 OKTOBER 2018

Antisipasi Antraks, DPKP Terjunkan Tim Medis

Reporter:

Editor:

hur

Kamis , 03 September 2015 16:04

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Mengantispasi penyakit antraks yang sering mengancam hewan ternak di musim kemarau, Dinas Peternakan Kelautan dan Perikanan (DPKP) kabupaten Maros menurunkan puluhan tim medis ke lapangan. Tim medis tersebut akan memeriksa secara langsung kondisi hewan ternak, khususnya sapi yang akan digunakan untuk kurban di hari raya Idul Adha mendatang.

Kepala Bidang Peternakan DPKP Kabupaten Maros, Musyawarah menuturkan, petugas medis yang diturunkan sebanyak 14 orang, yang dipimpin oleh satu orang dokter hewan. Mereka ditugaskan untuk mengamati kondisi hewan ternak yang akan digunakan untuk kepentingan konsumsi masyarakat, terutama menjelang hari raya kurban.

“Mereka bertugas untuk memeriksa secara langsung kondisi fisik hewan. Pemeriksaan itu juga bertujuan untuk mengantisipasi penyakit antraks yang seringkali menyerang hewan ternak di musim kering seperti sekarang,” jelasnya.

Musyawarah menuturkan, selain melakukan pemeriksaan kesehatan hewan, DPKP juga melakukan penjagaan di daerah perbatasan kabupaten Maros-Bone, Maros-Pangkep dan Maros-Gowa. Tujuannya adalah untuk mengawasi arus lalu lintas hewan ternak antar kabupaten, karena perpindahan seperti itu sangat rawan penularan penyakit.

Khusus untuk daerah yang pernah ditemukan penyakit antraks, tim medis akan bekerja ekstra ketat dalam memeriksa kondisi hewan. Setiap hewan ternak yang telah diperiksa kesehatannya, akan diberikan surat resmi dari DPKP berupa Surat keterangan sehat hewan.

“Untuk hewan yang sehat, akan diberikan surat Keterangan Hewan Sehat. Jadi kami menghimbau kepada konsumen agar sebisa mungkin membeli hewan ternak yang telah mengantongi surat keterangan sehat,” ujar Musyawarah, seraya menambahkan bahwa hal itu bertujuan untuk menghindari beredarnya hewan qurban yang berpenyakit.


div>