RABU , 20 JUNI 2018

Antisipasi Daerah Rawan, Lima Perwira Tinggi Mabes Polri Diutus Awasi Pilkada di Sulsel

Reporter:

Ramlan Makkaratang

Editor:

asharabdullah

Rabu , 13 Juni 2018 15:00
Antisipasi Daerah Rawan, Lima Perwira Tinggi Mabes Polri Diutus Awasi Pilkada di Sulsel

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel Irjen Pol. Umar Septono. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sebanyak lima Pewira Tinggi (Pati) akan diturunkan mengawasi jalannya Pilkada di Sulsel.

Kelima Pati yang diturunkan dari Mabes Polri akan mengawasi sejumlah Polda secara maraton.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel, Irjen Pol. Umar Septono mengungkapkan pengawasan ini dilakukan untuk wilayah yang diangap rawan.

“Pada prinsipnya Mabes Polri mempunyai Pati-Pati untuk masing-masing mengawasi beberapa wilayah yang diangapa rawan,” ungkapnya.

Umar menjelaskan, di Sulsel sendiri pihaknya juga akan dibagi ke sejumlah Polres untuk mengawasi jalannya pilkada nanti.

“Termasuk kita Kombes-kombes juga dibagi di Polres-Polres, sama seperti di Mabes Polri yang juga Pati-pati bagi-bagi untuk mengawasi masing-masing Polda yang dianggap agak rawan itu sudah dibagi, semua ada,” tuturnya.

Menurut Umar, di Sulsel sendiri sejumlah wilayah termasuk di Kota Makassar dan beberapa daerah lainnya masih dianggap tergolong rawan. Hal itu dibuktikan pasca kondisi Pilwalkot yang sempat memanas beberapa bulan terakhir.

“Kita lihat di Makassar Fluktuatif seperti ini, kemudian di Parepare, Palopo dan sebagainya. Memang kita dianggap agak memamas kemarin. Mudah-mudahan dengan hadirnya Polri bisa memberikan motivasi saya dan bantuan teknis saudara saya,” katanya

Dengan demikian, lanjut Umar, Polda Sulsel terus melakukan upaya mengantisipasi hal tersebut,
meski Sulsel tergolong Zona merah selama memasuki masa Pilkada. “Zona merah itu yang penting kan diwaspadai karena dari kemarin sudah begitu proses dari awal,” tandasnya

Olehnya, kelima pati tersebut kemungkinan akan diutus ke Sulsel dengan mengawasi secara bergantian “Tugas kelima pati ini memberikan koreksi-koreksi kalau ada yang kurang pas perencenaannya, mungkin saja kurang tim personil hingga cara bertindaknya dan sebagainya. Itulah tugas-tugas mereka tapi tetap saya yang bertindak bukan mereka,” tegasnya

Diketahui, Pati Mabes Polri yang dimaksud diantaranya Wakil Irwasum Polri Irjen Pol. Agung Sabar Santoso (ketua), Wakabareskrim Mabes Polri, Irjen Pol. Antam Novambar (wakil).

Wadankor Brimob Polri Brigjen Pol Abdul Rakhman Baso (anggota), Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Moh. Fadhil Imran, Karo Paminal Divpropam Polri Brigjen Teddy Minahasa (anggota).

Kelima Pati yang diutus Mabes Polri ke Sulsel atas perintah Wakapolri Komjen Syafruddin dalam Surat Perintah (Sprin), pada hari Senin, 11 Juni 2018.

Surat Perintah itu tertulis dalam Nomor: Sprin/1503/VI/PAM.2.4/2018 di dasar dikeluarkannya Sprin terkait rencana Kontinjensi Aman Nusa I-2018 Nomor: R/Rekon/23/I/2018 tentang menghadapi kontinjens konflik sosial tahun 2018. (*)


div>