RABU , 17 OKTOBER 2018

Antisipasi Ledakan Penduduk Pasca Lebaran

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Kamis , 21 Juni 2018 10:15
Antisipasi Ledakan Penduduk Pasca Lebaran

arus balik mudik, ilustrasi. (ist)

*Dukcapil Akan Gelar Uji Petik di Pelabuhan dan Terminal

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mewaspadai gelombang urbanisasi atau perpindahan penduduk dari provinsi dan kabupaten kota lain di Indonesia ke Kota Makassar menyusul peningkatan jumlah penduduk usai Idul Fitri di Kota Makassar. Termasuk penduduk ilegal yang menetap di Kota Makassar tanpa KTP.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Makassar, Nielma Palamba mengatakan, bahwa guna mengantisipasi hal tersebut, pihaknya bakal melakukan uji petik, berupa pengawasan dan pengecekan KTP dibeberapa titik tempat masuknya warga ke Kota Makassar.

“Satu dua hari ini kita akan lakukan uji petik. Biasanya kita lakukan di pelabuhan dan terminal,” ucap Nielma, Rabu (20/6) kemarin.

Ia mengakui jika Pemkot Makassar memang tidak memiliki wewenang atau tidak boleh melarang warga luar untuk datang ke Kota Makassar, hanya saja pihaknya ingin melihat jumlah penduduk Kota Makassar yang bekerja dengan menggunakan KTP, sehingga bisa membedakan mana warga Makassar dan mana yang pendatang.

“Tidak ada pelarangan orang masuk ke Makassar, hanya kita mau melihat apakah dalam beraktivitas antar lintas daerah, yang bersangkutan membawa KTP atau tidak. Ituji mau diawasi dan juga apakah KTPnya sudah elektrik atau tidak, itu yang kita mau lihat,” jelas Nielma.

Ia pun menegaskan bahwa uji petik yang dilakukan hanya untuk memastikan agar tidak terjadi ledakan penduduk pasca lebaran Idulfitri sehingga dampak sosial bisa diminimalisir dengan baik.

“Kita mau menanyakan tujuan ke Makassar dalam rangka apa? Kan ini juga musim kuliah, mau tidak mau pasti datang ke Makassar, hanya memang kita sering sosialisasikan kepada mereka agar ke Makassar bisa jadi warga yang baik,” ungkap Nielma.

Sementara itu, Kepala Bidang Dukcapil Kota Makassar, Chaidir mengatakan bahwa uji petik yang akan dilakukan di tempat masuk warge ke Kota Makassar merupakan rutinitas tahunan pasca lebaran. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi ledakan penduduk.

“Tiap tahun kita lakukan sweeping dokumen kependudukan dan bukan cuman di hari lebaran. Di pelabuhan bahkan di kos-kosan itu kita juga lakukan pengawasan, itu untuk hindari penduduk ilegal,” jelas Chaidir.

Lanjut Chaidir, jika dalam pemeriksaan dokumen ditemukan warga yang tidak memiliki KTP lantas menetap di Makassar, pihaknya memberikan waktu seminggu untuk melengkapi dokumen kemudian mengurus ke Dinas Dukcapil.

“Kita kasi peringatan, suruh buat dan melapor ke Dukcapil, jangan sampai menetap tapi tak memiliki KTP, makanya kita minta kepastian, dia mau tetap warga asal atau jadi warga kota Makassar,” jelas Chaidir. (*)


div>