SENIN , 23 JULI 2018

Antisipasi Zika, Pemprov Kirim Sampel Darah ke Jakarta

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 16 Februari 2016 10:22

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Sulawesi Selatan (Sulsel) terus mengantisipasi merebaknya virus Zika. Itu dibuktikan dengan langkah Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel yang tengah memeriksa darah setiap pasien yang memiliki gejala yang menyerupai virus Zika.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Selatan (Sulsel) Rachmat Latief mengungkapkan, untuk memastikan satu jenis virus itu tidak mudah. 

“Tidak boleh hanya melihat gejala yang ada. Kita harus mengambil sampel darah dan melihat secara langsung apakah itu virus Zika atau bukan,” ungkap Rachmat yang ditemui di kantornya, Senin (15/2).

Dikatakannya, ada dua macam cara untuk memastikannya. Pertama, cara cepat dengan hitungan menit. “Itu sudah dilakukan, ternyata itu (pasien) demam tulang, nama penyakitnya Chikungunya,” ungkapnya.

Namun, pihaknya menginginkan cara yang lebih tinggi lagi. “Kami kirim ke Jakarta, di laboratorium yang paling lengkap, namanya PCR (Polymerase Chain Reaction). PCR sudah tidak ada lagi di atasnya,” kata Rachmat.

“Yang namanya virus Zika di Sulsel belum ada satu pun temuan laboratorium yang memastikan ada Zika. Sehingga, kita masih tunggu dari Jakarta apakah sampel pasien yang kita kirim itu Zika atau bukan. Tetapi saya sangat yakin bahwa itu bukan Zika,” ungkapnya.

Kalau pun itu Zika, kata dia, yang namanya virus bakal hilang dalam tujuh hari. Namun, ini tidak boleh terjadi pada ibu hamil. Sebab, bisa membuat bentukan otak bayi menjadi rusak yang mengakibatkan kepala bayi mengecil.


Tag
  • Zika
  •  
    div>