RABU , 21 NOVEMBER 2018

APBD Stagnan, Fraksi Golkar ‘Warning’ Pemda Bulukumba

Reporter:

Salahuddin

Editor:

Iskanto

Senin , 01 Oktober 2018 16:20
APBD Stagnan, Fraksi Golkar ‘Warning’ Pemda Bulukumba

Anggota DPRD Bulukumba, Jalaluddin Halim. Foto: Salahuddin/RakyatSulsel

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.COM – Fraksi Golkar menilai kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) Bulukumba belum menunjukkan trend positif terkait kenaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sejak tahun anggaran 2016, APBD Bulukumba masih berada dikisaran Rp1,5 triliun.

Padahal, sesuai dengan janji Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali, APBD Bulukumba akan terus ditingkatkan hingga masa jabatan berakhir di tahun 2021.

“sesuai dengan RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah) untuk tahun Ketiga, APBD Bulukumba seharusnya sudah berada pada posisi Rp1,7 triliun,” kata Anggota DPRD Bulukumba, H Jalaluddin Halim.

Legislator Fraksi Golkar ini meminta Pemda mengambil langkah agar RPJMD bisa direalisasikan. “Pemda perlu menempuh jalur politik untuk menambah anggaran dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK),”pinta Jalaluddin Halim. (*)


div>