RABU , 21 NOVEMBER 2018

APK Jokowi Dipaku di Pohon

Reporter:

Suryadi Maswatu - Fahrullah

Editor:

Iskanto

Jumat , 09 November 2018 09:15
APK Jokowi Dipaku di Pohon

Ilustrasi APK di pohon

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Alat Peraga Kampanye (APK) Calon Presiden dan Wakil Presiden RI, Joko Widodo-Ma’ruf Amin mulai bertebaran di sejumlah daerah di Sulsel.

Namun pemasangan APK tersebut mendapat banyak keluhan karena dipasang dengan memakui pohon.

Komisioner KPU Sulsel, Faisal Amir menegaskan, untuk tindakan dan pemberian sanksi adalah kewenangan pihak pengawas pemilu, dalam hal ini Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Yang berhak memberikan sanksi, serta mengatakan kategori pelanggaran atau tidak itu yakni Bawaslu,” singkatnya.

Komisioner Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad mengatakan, jika APK milik calon presiden petahana itu dipasang di tempat yang telah dilarang oleh KPU, maka ia meminta untuk ditertibkan.

“Jika dipasang di tempat yang dilarang kita akan tertibkan, tapi bukan Bawaslu yang melakukan penertipan, tapi instansi tertentu. Seperti yang terpasang di pohon adalah kewajiban kabupaten/kota,” jelasnya.

Sekretaris PDIP Sulsel, Rudy Pieter Goni membantah jika pemasangan APK itu dilakukan oleh Tim Jokowi-Ma’ruf. “Tentu kami dari Tim Jokowi-Ma’ruf, sangat menyayangkan hal ini. Itu yang pasang bukan tim. Tapi relawan,” katanya.

Anggota DPRD Sulsel ini mengimbau tim dan relawan untuk mentaati serta menjalankan regulasi penyebaran APK yang tertuang dalam PKPU maupun peraturan Pemkot Makassar.

Rudy juga meminta KPU dan Bawaslu mengambil langkah untuk mencabut APK itu jika dianggap melanggar ketentuan yang ada.

“Maka kami juga mengimbau untuk tim dan relawan taat regulaai. Kami berharap pengawas jika menganggap pemasangan APK melanggar cabut saja. Karena kita juga taat pada aturan,” tegasnya.

Ketua Tim Jokowi-Ma’ruf di Sulsel, Syamsul Bachri mengaku belum mengetahui laporan terkait siapa yang memasang APK itu. “Kita belum tahu,” katanya.

Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen melakukan pembagian tugas kampanye sekaligus menguraikan bentuk-bentuk kampanye pasangan Jokowi-Ma’ruf di Sulsel.

“Ada 4 jenis kampanye yang disepakati, yakni kampanye yang dikoordinasi langsung TKD Sulsel. Kampanye yang dilakukan di internal masing-masing partai koalisi. Kampanye yang dilakukan caleg partai politik anggota koalisi, dan kampanye yang dilakukan relawan Jokowi-Ma’ruf,” ungkapnya. (*)


div>