SELASA , 16 OKTOBER 2018

Aplikasi Open Data OPD Pemkot Tak Berfungsi

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Jumat , 27 April 2018 14:15
Aplikasi Open Data OPD Pemkot Tak Berfungsi

kantor balaikota (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memanfaatkan aplikasi open data yang telah dilaunching sejak 2016 sebagai bentuk integrasi data elektronik OPD.

Pasalnya, hingga saat ini masih ada sekitar 40 persen OPD yang belum memaksimalkan fungsi aplikasi tersebut.

Kepala Diskominfo, Ismail Hajiali mengatakan, dari 52 SKPD, ada sekitar 20 persen yang sama sekali belum pernah memasukkan data, padahal OPD seharusnya memasukkan data tersebut sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat.

“Sudah ada 60 persen sampai 70 persen yang memasukkan datanya, tapi ada sekitar 20 persen yang belum memasukkan data. Kecamatan itu baru beberapa yang memasukkan, tapi rata-rata itu yang di-update baru SAKIP-nya,” kata Ismail, Kamis (26/4) kemarin.

Integrasi data ini dinilai penting sebagai bentuk layanan langsung kepada masyarakat. Sehingga OPD yang sama sekali belum memasukkan data diminta agar segera mengisi data di aplikasi tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Informasi dan Aplikasi Telematika, Denny Hidayat menambahkan tujuan open data ini untuk bisa terintegrasi seluruh OPD, sehingga nantinya bisa diakses oleh publik untuk memenuhi amanat undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.

“Diharapkan itu menjadi dasar dalam pengambilan keputusan. Jadi, keputusan yang tepat dihasilkan dari data yang tepat,” jelas Denny.

Untuk itu, dia meminta kepada SKPD yang sama sekali tidak mengetahui bagaimana proses penginputan data melalui aplikasi tersebut, diharapkan bisa langsung menghubungi pihak Diskominfo melalui email. (*)


div>