SELASA , 23 OKTOBER 2018

Aplikasi RT/RW Masih Kurang Peminat

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Senin , 16 April 2018 13:00
Aplikasi RT/RW Masih Kurang Peminat

Kepala Dinas Kominfo Makassar, Ismail Hajiali .(ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Warga Kota Makassar kurang meminati aplikasi RT/RW. Berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, aplikasi RT/RW terdownload hanya sekira 8.000 pertanggal 15 April 2018. Padahal Warga Kota Makassar yang berjumlah 1,8 juta jiwa.

Kepala Dinas Kominfo Makassar, Ismail Hajiali menyebut aplikasi RT/RW yang disediakan khusus ketua RT/RW oleh Pemkot Makassar hingga saat ini yang telah terdownload sudah diatas 8.000. Artinya, aplikasi tersebut didownload tidak hanya oleh ketua RT/RW melainkan juga masyarakat pada umumnya.

“Aplikasi ini sudah terdownload hingga saat ini sudah melampaui dari dari jumlah RT/RW, yakni sudah mencapai 8 ribuan,” ucap Ismail.

Menurut Ismail, aplikasi RT/RW yang telah didownload, menandakan bahwa masyarakat mengetahui layanan aplikasi tersebut meski hanya 8000 yang berhasil di-download. “Aplikasi ini didowload bukan hanya oleh 5.970 RT/RW tapi masyarakat pada umumnya, untuk melihat layanan pada aplikasi tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Informasi dan Aplikasi Telematika Diskominfo Kota Makassar, Denny Hidayat mengatakan bahwa laporan yang masuk pada aplikasi RT/RW mencapai 6.439 dengan 291 komentar.

“Warga yang paling aktif dari aplikasi itu atas nama Hadra dengan jumlah laporan sebanyak 294, kemudian disusul Sultan (RT03/RW 07 Biring Romang) sebanyak 202 laporan, Nursina 196 laporan, Suriadi 164 laporan, Hendrik Pieter 140 laporan,” ucap Denny.

Lanjut Denny, 9 Indikator laporan yakni lorong garden, Makassar’ta Tidak Rantasa, Bank Sampah, Retribusi Sampah, Pajak Bumi dan Bangunan, Sombere, Administrasi RT/RW, control sosial activity.

“Dari 9 Indikator tersebut, laporan yang paling tinggi yakni indikator Sombere sedangkan indikator paling rendah yakni indikator Pajak Bumi dan Bangunan (PBB),” ucapnya. (*)


div>