SENIN , 10 DESEMBER 2018

Aplikasi Smart RT/RW Sudah Bisa Di-download

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Jumat , 09 Juni 2017 13:22
Aplikasi Smart RT/RW Sudah Bisa Di-download

Ilustrasi Kantor Balaikota Makassar. foto: net

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Program Pemkot Makassar, Smart Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW) saat ini sudah bisa didownload di playstore smartphone. Itu diakui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Bagian Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Sekretariat Kota Makassar, Syafran.

“Sudah ada di playstore aplikasinya. Cuman belum bisa dioperasikan karena belum masuk semua data ketua RT/RW,” ungkapnya diberitakan Rakyat Sulsel, Jumat (9/6).

Dia menjelaskan, teknis pelaksanaan aplikasi tersebut nantinya memiliki empat level pengguna. Mulai dari masyarakat umum, ketua RT/RW, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan operator.

“Pada umumnya, program smart RT/RW ini bagaimana mendekatkan komunikasi antara masyarakat Makassar dengan pihak pemerintah,” katanya.

Bagi pengguna aplikasi terkhusus masyarakat umum, kata Syafran, hanya menerima informasi terkait kebijakan pemerintah dan melaporkan setiap peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitarnya.

Untuk menggunakan aplikasi tersebut cukup memasukkan identitas pengguna, baik Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan alamat email. “Ini terintegrasi langsung ke war room. Untuk setiap laporan akan tersaring oleh operator. Kalau layak maka akan diteruskan ke OPD sebagai bentuk tindak lanjut,” jelas Syafran.

Selanjutnya, pengguna aplikasi tersebut adalah seluruh ketua RT/RW se-Makassar. Teknis atau lalulintas informasinya terkait dengan sembilan indikator penilaian RT/RW. Tujuannya, untuk menilai kerja para ketua RT/RW memperoleh insentif.

[NEXT-RASUL]

Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat, M Iskandar Lewa menambahkan, setelah program Smart RT/RW dilaunching bertepatan dengan pelantikan ketua RT/RW, 21 Mei mendatang. Akan dilakukan pelatihan penggunaan aplikasi yang dikerjasamakan dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Makassar.

“Kita tidak bisa pungkiri, masih ada sebagian ketua RT/RW belum memahami penggunaan smart phone. Olehnya itu, untuk mewujudkan Smart RT/RW ini akan diadakan pelatihan,” singkatnya. (***)


div>