SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Appi-Cicu Beri Otoritas RT Bangun Wilayahnya

Reporter:

Alief

Editor:

asharabdullah

Kamis , 31 Mei 2018 13:30
Appi-Cicu Beri Otoritas RT Bangun Wilayahnya

Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) bersama sejumlah tim pemenangannya, belum lama ini

* Terkait Dengan Anggaran Rp50 Juta Tiap Tahun

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Salah satu program andalan pasangan calon walikota Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) adalah program pemberian dana senilai Rp 50 juta untuk setiap Rukun Tetangga (RT). Namun program tersebut menuai tanggapan beragam baik yang pro maupun yang kontra.

Terkait rasionalisasi bagaimana Appi-Cicu mampu merealisasikan programnya tersebut, Juru Bicara (Jubir) Appi-Cicu, Arsony menjelaskan bahwa program tersebut dimaksudkan untuk memberi keleluasaan masyarakat di tingkat RT untuk menentukan sendiri pembangunan fisik dan non fisik dengan plafon biaya Rp 50 juta per tahun.

“Anggaran tersebut merupakan dana anggaran bagi masing-masing RT, yang diberikan pertahun untuk menentukan sendiri pembangunan di wilayahnya masing-masing yang sesuai dengan kebutuhannya. Jadi RT/RW nanti akan diberi otoritas untuk mengelola dana tersebut,” kata Arsony, Rabu (30/5).
Menurutnya, dengan memberi keleluasan kepada masing-masing RT dalam menentukan target pembangunan di wilayah sendiri. Hal itu akan mampu mempercepat pertumbuhan infrastruktur di tingkat bawah dengan meminimalisir peran lembaga pemerintah.

“Dengan demikian laju pembangunan akan semakin merata, karena masing-masing RT sudah bisa membangun sendiri wilayahnya. Tanpa harus menunggu proyek dari pemerintah,” ujarnya.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga mengatakan bahwa untuk memastikan pemanfaatan anggaran Rp50 juta/RT tersebut tak disalahgunakan, pemerintahan Appi-Cicu akan menerapkan dua standar pertanggungjawaban, untuk mengantisipasi penyalahgunaan anggaran.

“Pertanggungjawaban kepada masyarakatnya dengan pertanggungjawaban kepada Pemerintah Kota (Pemkot), kalau teknisnya akan diatur kemudian. Jadi akan diawasi pemanfaatannya oleh warganya sendiri dan Pemkot,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Tim Pemenangan Appi-Cicu, Rahman Pina mengungkapkan jika terpilih sebagai walikota dan wakil walikota, maka hal yang pertama kali dilakukan oleh Appi-Cicu adalah menerbitkan Surat Keputusan (SK) pemberian dana RT tersebut.

“Hal pertama yang dilakukan oleh pak Appi jika terpilih sebagai walikota Makassar adalah menandatangani SK dana RT tersebut. Kalau dibilang tidak masuk akal dan dananya dari mana, saya ini di Banggar, APBD Makassar itu 4 triliun, jadi kalau 50 juta tiap RT yang jumlahnya 4.972 itu hanya sekitar 250 milyar, tentu itu sangat bisa direalisasikan,” kata legislator DPRD Kota Makassar Fraksi Golkar ini. (*)


div>