SENIN , 18 JUNI 2018

Appi Sebut Kota Kosong Tidak Ada Harapan

Reporter:

Fahrullah

Editor:

asharabdullah

Jumat , 25 Mei 2018 13:57
Appi Sebut Kota Kosong Tidak Ada Harapan

Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) bersama sejumlah tim pemenangannya, belum lama ini

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel menyatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar tidak melakukan pelanggaran karena tidak menjalankan putusan Penitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Makassar beberapa waktu lalu.

Untuk itu, Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar hanya akan diikuti satu pasangan calon yakni pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rachamatika Dewi (Appi-Cicu) yang akan mewalan kotak kosong pada 27 Juni mendatang.

“Saya kira sudah sesuai prosedur yang ada sesuai undang-undang, bahwa itu hal yang memungkinkan dan kita lihat sudah jelas dan benar,” kata Appi saat ditemui dikediaman Nurdin Halid (NH), Jalan Mapala, Rabu malam (23/5) kemarin.

Chief Executive Officer (CEO) PSM Makassar itu mengatakan jika nantinya ada orang yang menggalakan kotak kosong, maka pihaknya menyerahakan sepenuhnya kepada masyarakat. Apakah nantinya kalau kotak kosong menang memiliki makan ketibang memilih dirinya.

“Sebenarnya ini adalah pilihan. Kita kembalikan kepada masyarakat apakah kotak kosong bisa memberikan harapan. Tiba-tiba ada jalan yang rusak terus masyarakat bilang wahai kotak kosong perbaikan ini. Itu tidak mungkin,” ujarnya.

Appi menjelaskan jika dirinya bisa mengupayakan bisa memengkan Pilwalkot mendatang. Alasannya, kata dia, dirinya tidak mengingikan pada saat masa jabatan walikota non aktif Danny Pomanto ditahun 2019 selesai ada kevakuman dilingkup pemerintah Kota Makassar.

“Ada hal yang memungkinkan jika dalam pemilihan kotak kosong akan terjadi, kevakuman pemerintahan dan kita harus cepat antisipasi,” ujarnya.

Untuk itu, kata dia, 10 partai politik pengusungnya akan memaksimalkan mesin partai dalam waktu satu bulan ini untuk bisa meyakinkan masyarakat agar memilih Appi-Cicu. “Tim-tim akan bekerja selama ramadhan dengan memaksimalkan mesin partai hingga Tempat Pemungutan Suara (TPS),” ujarnya.

Ia juga meminta kepada seluruh mesin partai agar melihat daerah yang menggalakan kotak kosong agar diyakinkan memilih kotak kosong tidak berguna. “Harus ada yang memperlihatkan jika tidak ada gunanya memilih kotak kosong,” jelasnya.

Appi juga berjanji jika kelak dirinya terpilih, dirinya akan mengutamakan kepentingan rakyat ketimbang kelompok maupun golongan. “Isya Allah saya dengan Ibu Cicu akan memberikan sebuah sistem pemerintah mendahulukan kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (*)


div>