KAMIS , 18 OKTOBER 2018

Apple Tolak FBI Intip Aktivitas Pelanggannya

Reporter:

Editor:

hur

Kamis , 18 Februari 2016 11:00
Apple Tolak FBI Intip Aktivitas Pelanggannya

int

RAKYATSULSEL.COM – Pihak Apple menolak mentah-mentah permintaan Hakim Fedeal California, Sheri Pym, yang memerintahkan agar Apple menyediakan perangkat lunak yang memungkinkan pihak kepolisian mengintip aktivitas pengguna iPhone.

Hakim Sheri Pym menginginkan pihak FBI California dapat mengakses jaringan iPhone, terutama yang digunakan oleh para teroris. Langkah itu diambil setelah Syed Farook yang bersama dengan istrinya, dituduh telah menewaskan 14 orang di San Bernardino, California pada bulan Desember 2015.

Disebut bahwa Syed Farook telah memanfaatkan iPhone untuk menjalankan aksinya tersebut.

Namun CEO Apple, Tim Cook, dengan tegas menolak perintah itu. Dia mengatakan, Apple tidak tidak akan mematuhi apa yang disebut “berbahaya” menurut pendapat pemerintah.

“Pemerintah meminta Apple untuk meghack pengguna kami sendiri, dan itu merusak kemajuan keamanan yang melindungi pelanggan kami – termasuk puluhan juta warga Amerika, dari hacker canggih dan penjahat cyber,” kata Cook.

Namun penolakan tegas Tim Cook telah membuat bakal calon presiden Amerika dari Partai Republik, Donald Trump, mengecam pihak Apple.

Untuk urusan teroris, kata Trump, harus menggunakan akal sehat. “Kita harus membukanya, dan kita harus menggunakan kepala kita,” kata Trump dalam wawancara dengan Fox News, Rabu (17/2) kemarin.

“Kita harus mencari tahu apa yang terjadi, mengapa hal itu terjadi, dan mungkin ada orang lain yang terlibat dan kita harus melakukan itu,” tambahnya.


Tag
  • apple
  •  
    div>