Areal Pengembangan Kapas Ditambah 5.000 Ha

Topang Peningkatan Produktivitas

Tanaman kapas. Foto: dok. Ditjenbun Pertanian (jpnn)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pengembangan kapas Sulsel dinilai masih perlu digenjot. Maka dari itu, tahun depan akan dilakukan penambahan luas areal sebesar 5.000 Hektare (Ha).

Kepala Bidang Tanaman Semusim dan Rempah Dinas Perkebunan Sulsel, Basrul Gandong, mengatakan, pihaknya mulai mendapatkan penambahan tahun ini. Program itu telah disusun dalam APBN Perubahan.

“Kita peroleh 1.050 Hektare pada November-Desember untuk Kabupaten Gowa, Takalar, dan Jeneponto,” sebutnya, belum lama ini.

Basrul menjelaskan, areal tanam kapas bertambah 3.600 Hektare tahun depan. Lokasinya di Kabupaten Takalar, Jeneponto, Bantaeng,Bulukumba, Bone, Soppeng, dan Wajo.

“Kita upayakan sampai 5.000 Hektare. Kita target per hektare minimal satu ton,” katanya.

Basrul menjelaskan, produksi kapas secara nasional memang masih minim. Hanya 0,3-0,5 persen saja. Selebihnya diimpor. “Kita hanya punya pabrik kapas di beberapa provinsi. Di Sulsel ada di Jeneponto dan Bulukumba,” ungkapnya.