SELASA , 13 NOVEMBER 2018

ARN Tampil Memukau di Metro TV, Ini yang Dibahas

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Rabu , 19 September 2018 13:14
ARN Tampil Memukau di Metro TV, Ini yang Dibahas

int

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Bakal calon legislatif (Bacaleg) dari Partai Golkar, Andi Rukman Nurdin (ARN) tampil memukau di Metro TV dalam program Partai Berbicara.

Program yang dipandu Silvia Iskandar itu menampilkan enam narasumber. Masing-masing Raslina Rasyidin (Partai Berkarya), Ahmad Sahroni (NasDem), Grace Natalie (PSI), Charles Honoris (PDIP), Usman Helmy (PPP), Andi Rukman Nurdin Karumpa (Golkar).

ARN dalam kesempatan itu mengatakan, semua pihak memiliki tanggung jawab untuk membangun demokrasi yang berkualitas di republik ini, termasuk caleg tentunya.

Demokrasi berkualitas, kata ARN mensyaratkan terjadinya interaksi gagasan dan program. “Olehnya itu, saya sebagai caleg Partai Golkar dalam kontestasi pileg ini mencoba menawarkan gagasan soal ‘Gerakan Belanja Warung Rakyat’,” ujar ARN.

“Backround saya adalah pelaku dunia usaha, terlibat di HIPMI, Gapensi dan Kadin, artinya Insya Allah saya sangat paham dengan isu entrepreneurship,” tambahnya.

Menurutnya, sektor UKM merupakan salah satu pilar utama dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional, UKM menyumbang 60,34 persen PDB, olehnya itu selaras dengan harapan dari Presiden Jokowi untuk mendorong sektor UKM naik kelas atau level.

“Berdasarkan mapping kami terkait dengan potret masyarakat yang berada di dapil 3 DKI Jakarta, mayoritas mereka merupakan pelaku usaha UKM ini, sehingga sangat relevan dengan gagasan untuk menumbuh besarkan sektor UKM ini,” jelas ARN.

Lebih jauh ia mengatakan, Partai Golkar merupakan partai yang concern untuk mendorong peningkatan kesejahteraan atau taraf hidup masyarakat, olehnya itu, Golkar konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat melalui regulasi untuk membangun iklim usaha yg sehat dan berpihak menumbuhkan wirausaha.

Terkait strategi dalam memenangkan pertarungan, ARN mengaku sudah punya strategi yang paling ampuh merebut hati pemilih. “Meyakinkan mereka bahwa kami bisa menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi mereka, tentu kami kunjungi dan blusukan untuk mendengarkan aspirasi atau keluhan mereka selama ini,” ungkap ARN.

Adapun program yang akan dijalankan jika terpilih sebagai wakil rakyat yakni Gerakan Belanja Warung Rakyat. Program itu merupakan visi besar untuk membesarkan sektor UKM serta membangun dunia kewirausahaan.

Lebih jauh ARN mengatakan, Indonesia presentase wirausahanya masih sangat kecil dibanding negara Malaysia, Singapore, Thailand atau Vietnam, Indonesia masih kurang dari 2 persen. Pada hal syarat untuk menjadi negara maju, minimal memiliki wirausaha 2 persen dari populasi penduduk.

“Untuk itu, kami konsen dengan program utama. Melakukan pembinaan kepada UKM dengan memfasilitasi semacam training, agar mereka memiliki perspektif dan kemampuan manajerial dalam pengembangan usaha mereka agar bisa naik kelas, selanjutnya fasilitasi akses pembiayaan permodalan ke perbankan atau investor,” terangnya.

Pada tahun 2035 Indonesia akan menikmati bonus demografi, angkatan kerja produktif. Agar tidak kontraproduktif atau blunder. Bonus demografi ini, perlu dicermati dan di fasilitasi dengan baik. Untuk itu, kami akan mendorong pengembangan wirausaha muda, memfasilitasi anak-anak muda untuk mau terjun ke dunia wirausaha, menciptakan lapangan kerja. Dengan demikian bertumbuhnya sektor UKM, meningkatnya prosentase wirausaha di Indonesia serta ketersediaan lapangan kerja menjadi kerja nyata dalam berkontribusi untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat dan memajukan bangsa yg kita cintai ini,” pungkas ARN. (*)


div>