RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Arung Jeram di Bawah Jembatan Layang Camba

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 10 Maret 2018 11:30
Arung Jeram di Bawah Jembatan Layang Camba

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo saat mengunjungi arum jeram di Kabupaten Maros, tepatnya di Sungai Pattunuang, sekitar lokasi pembangunan Elevated Road (jembatan layang) di KM 48 Jalan Poros Maros - Bone, beberapa waktu lalu. (ist)

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Arung jeram atau rafting adalah kegiatan olahraga yang tentu saja menyenangkan. Namun bagaimana kira-kira sensasi yang akan anda temukan ketika berarung jeram di alam bebas terbuka dengan udara segar serta pemandangan yang indah, tapi ditambah dengan hadirnya jembatan layang yang kokoh dan megah menjulang tinggi di rute yang anda lalui. Menegangkan, seru dan asyik pastinya.

Hal itulah, yang rencananya akan dihadirkan di Kabupaten Maros. Tepatnya di Sungai Pattunuang, sekitar lokasi pembangunan Elevated Road (jembatan layang) di KM 48 Jalan Poros Maros – Bone.

Para penikmat alam di Kota Makassar dan sekitarnya tidak perlu repot-repot pastinya ke Jawa, cukup ke Kabupaten Maros. Bahkan, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL), tertarik melihat lokasi ini saat melakukan peninjauan pengerjaan proyek jalan layang Camba.

“Saya suprise, saya diperlihatkan bagaimana membangun proyek peradaban baru bagi Indonesia dan Sulsel, sekaligus kita memanfaatkan keindahan alam. Sungainya cukup deras,” kata SYL.

Arung jeram Soa-soa ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan arung jeram lainnya di Indonesia. “Saya sudah lihat arung jeram di Jawa, tantangan disini lebih menarik, disini pendek-pendek, tetapi punya lekukan yang menantang dan penuh kejutan,” sebutnya.

Dengan membutuhkan keterampilan dan keamanan (safety), masyarakat bisa menikmati dan memacu adrenalin di tempat ini. Ia berharap, realisasi bisa dihadirkan di akhir masa jabatannya. Objek arung jeram ini akan menjadi kebangaan masyarakat sekitar dan kabupaten Maros. Ini akan melengkapi objek wisata yang unik dan menarik di Sulsel.

Sulsel memiliki objek wisata yang unik. Diantaranya, Takabonerate yang merupakan atol terbesar ke tiga di dunia. Rammang-rammang dimana warga bisa naik perahu di tengah sawah.

“Ini kita punya sungai dengan tantangan menarik, tidak perlu ke Jawa, cukup empat puluh lima menit dari Makassar, kita sudah bisa bermain-main, di atas kita elevated road,” pungkasnya. (hmssulsel)


div>