SENIN , 22 OKTOBER 2018

Ashari “Senggol” Tautoto dari Kursi Pj Sekprov

Reporter:

Editor:

Iskanto

Sabtu , 06 Oktober 2018 14:53
Ashari “Senggol” Tautoto dari Kursi Pj Sekprov

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Spekulasi penggantian Pejabat (Pj) Sekertaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel terjawab sudah.

Nama Ashari Faksirie Radjamilo pun didaulat menjadi Pj setelah surat Penunjukan Pengangkatan Pejabat Sekertaris Daerah Provinsi Sulsel dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ditandatangani oleh Cahyo Kumolo.

Surat bernomor 821/8045/83 bersifat disegerakan itu merujuk nama kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ashari untuk menggantikan Pj sebelumnya, Tautoto Tana Ranggina.

Akhirnya perjuangan Ashari itu tak sia-sia, setelah mengusung tiga nama ke Gubernur, dirinya pun menyisipkan namanya menjadi Pj Sekprov. Atas instruksi gubernur, Nurdin Abdullah, dirinya langsung mengurus usulan itu ke Jakarta.

Alhasil atas usahanya itu, Ashari kemudian membuat Tautoto ‘tersenggol’ alias lengser dari kursi nyamannya selama menjabat sebagai Pj sekprov.

Pada 5 Oktober, Ashari memang berada di Jakarta, hanya saja dirinya tak ingin mengungkapkan secara rinci jika dia berada di Kemendagri mengurus berkas itu.

“Saya di Jakarta dik, lagi ada rapat koordinasi penataan dan kelembagaan kepegawaian daerah di kemenpanRB,
Memang saya ditugaskan bawa (usulan) itu ke Kemendagri, tapi cuma diserahkan saja ke dirjen,” kata Ashari kepada Rakyat Sulsel.

Namun setelah surat keputusan menteri itu beredar, Ashari pun tak bisa menapik jika kedatangan dirinya ke Jakarta adalah berkaitan dengan kepengurusan penggantian Pj Sekprov.

“Iya benar, surat yang beredar itu benar adanya, yang jelas ini saya serahkan dulu ke pemimpinan karena belum diputuskan kalau tanpa persetujuan pimpinan.

Terkait dirinya melengserkan Tautoto, Ashari mengungkapkan jika ini hanyalah sebuah penunjukan tugas dari pimpinan.

“Yang jelas begini, saya belum bisa berbicara banyak. Pak Toto itu masi menjabat, beliau adalah saudara saya, senior saya, masih pamong dari saya jadi tidak bisa komentar banyak,” beber Ashari.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Tautoto Tana Ranggina mengatakan jika penunjukan Pj Sekprov itu atas hak prerogatif gubernur selaku orang nomor satu di Sulsel. Hanya saja kata dia jika dilihat dari golongan pangkat, Tautoto lebih senior.

“Yah, kita-kita sudah golongan IV-d, sementara Jaja’ itu baru IV-c. Beginilah di Sulsel, kopral memimpin jenderal,” kata Tautoto.

Secara normatif, Tautoto yang juga sebagai kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Sulsel itu mengatakan dirinya sangat legowo terhadap keputusan itu.

“Kita tidak memikirkan apakah ini persaingan atau tidak, tidak ada sama sekali sampai ke situ. Kita aparatur jadi harus kerja sesuai dengan tupoksi dan tugas kita. Apapun jabatan yang diberikan maka kerja saja dengan iklas,” beber Tautoto.

Dirinya juga mengucapkan selamat kepada mantan Pj Bupati Bantaeng itu. “Selamat, semoga dapat mengemban amanah ini dengan baik, Jaja’ orang baik, dan saya ucapkan selamat. Dan kepercayaan pimpinan jangan disia-siakan,” paparnya. (*)


Tag
div>